Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa FKH UNAIR Ikuti Student Exchange Summer School di Vietnam

Enam mahasiswa FKH UNAIR mengikuti International Summer School 2026 di Van Lang University, Vietnam (Foto : istimewa)
Enam mahasiswa FKH UNAIR mengikuti International Summer School 2026 di Van Lang University, Vietnam (Foto : istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) mengikuti International Summer School 2026 di Van Lang University, Vietnam. Program ini berlangsung pada (24 – 31/7/2026) dengan tujuan untuk  memperluas wawasan akademik sekaligus memperkuat jejaring internasional di bidang kesehatan hewan dan akuakultur.

Mahasiswa tersebut terdiri dari Eka Rizki Abelia, Arina Bintang Qolbiy, Adelia Sutiyo Rabbani, Siti Nur Rohmawatil Ula, Tsalasani Zuhroh, dan Belva Denta Agyasari S. Selama mengikuti program, peserta memperoleh fasilitas berupa asrama, konsumsi, dan transportasi selama rangkaian kegiatan.

Abel mengungkapkan bahwa informasi mengenai program tersebut diperoleh melalui dosen di FKH UNAIR. Proses seleksinya pun dilakukan dengan melengkapi dokumen administrasi berupa curriculum vitae (CV) dan paspor.

“Sejak awal kami sudah mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan. Jadi ketika ada kesempatan mengikuti program ini, proses pendaftarannya bisa lebih mudah,” ujarnya.

Selama mengikuti summer school, peserta mempelajari berbagai topik terkait shrimp aquaculture dan konsep One Health. Mereka dikenalkan pada pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memantau pertumbuhan udang, mulai dari jumlah, ukuran, berat, hingga kondisi pakan di saluran pencernaan.

Selain itu, peserta juga mempelajari pengukuran kualitas air melalui parameter pH dan mengikuti praktikum pemeriksaan penyakit udang menggunakan sampel hepatopankreas. “Melalui praktikum ini kami belajar mendeteksi penyakit pada udang menggunakan rapid test. Pengalaman tersebut membuat saya memahami bahwa dokter hewan juga memiliki peran penting dalam mendukung konsep One Health,” jelas Abel.

Selain kegiatan akademik, Abel mengaku memperoleh pengalaman budaya yang berkesan selama berada di Vietnam. Ia menilai masyarakat setempat sangat ramah dan terbuka, meski sempat mengalami tantangan seperti sulit menemukan makanan halal dan perbedaan kondisi lalu lintas.

Abel berpesan bagi mahasiswa yang ingin mengikuti program serupa, agar aktif mencari informasi dan membangun relasi dengan dosen. “Jangan ragu mencari peluang internasional. Pantau informasi dari Airlangga Global Engagement (AGE), persiapkan dokumen sejak dini, dan bangun komunikasi yang baik dengan dosen karena mereka dapat membuka banyak kesempatan,” pungkasnya.

Penulis : Maulya Afifah Zahra

Editor : Khefti Al Mawalia