UNAIR NEWS – Transisi energi di Indonesia menyimpan peluang besar bagi pengembangan lapangan kerja hijau atau green jobs. Namun, potensi energi terbarukan perlu berberengan dengan kesiapan sumber daya manusia guna memanfaatkan peluang yang ada.
Berangkat dari persoalan ini, ketiga mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR), Rifki Fadhilatil Aqli, Frista Ayu Ananta, dan Salsabila Safira Hasanah mengusung gagasan Pusat Informasi dan Jejaring Karier Hijau (PIJAR Hijau) lewat infografis bertajuk “Senja Fosil, Fajar Jobs di Balik Transisi Energi Indonesia Menuju 2045” dalam ajang Statistika Ria dan Festival Sains Data 2026. Prestasi tersebut sukses memasuki babak final Satria Data 2026 yang berlangsung di Universitas Diponegoro pada Minggu (25/10/2026) hingga Kamis (29/10/2026).

Dorong Akses Informasi dan Pengembangan Karir Hijau Tim
Tim merancang PIJAR Hijau sebagai platform yang mengintegrasikan informasi peluang kerja, pengembangan keterampilan, dan jejaring karir di sektor energi hijau. Gagasan ini berangkat dari kebutuhan penyelarasan akan potensi energi baru terbarukan (EBT) dengan kompetensi sumber daya manusia sebagai pendukungnya.
“Melalui infografis ini, kami ingin menyampaikan bahwa transisi energi bukan sekadar tantangan. Transisisi energi berpeluang untuk membangun ekonomi yang lebih berkelanjutan. Sekaligus, mempersiapkan generasi muda menghadapi kebutuhan dunia kerja di masa depan,” ujar Salsa.
Lain dari situs lowongan kerja pada umumnya, platform PIJAR Hijau mampu mengelompokkan wilayah berdasarkan karakteristik potensi dengan kebutuhan industri setempat lewat analisis clustering K-Means. Ekosistem ini menghubungkan pembelajaran berbasis Green STEM, pelatihan dan sertifikasi kompetensi, hingga penyaluran tenaga kerja melalui kemitraan antara lembaga pendidikan dan industri energi terbarukan.
Dukung Kesiapan Talenta Masa Depan
Ke depan, tim berencana mengembangkan PIJAR Hijau sebagai platform yang menjangkau masyarakat secara lebih luas. Lewat algoritma media sosial seperti Instagram dan TikTok, tim berharap PIJAR Hijau tidak hanya berperan memasok informasi, melainkan juga membantu angkatan kerja mempersiapkan diri memanfaatkan peluang di industri hijau.
Di sisi lain, indikator keberhasilan inovasi tersebut mengukur seberapa jauh platform PIJAR Hijau dalam membantu masyarakat. Khususnya, generasi muda untuk mengenal peluang kerja di sektor energi hijau. Tim juga mengintegrasikan SDGs poin 7 tentang energi bersih dan poin 8 tentang pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi ke dalam platform
“Kami berharap PIJAR Hijau bisa dikembangkan melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan atau pihak terkait lainnya. Hal itu mendukungnya menjadi salah satu sumber informasi dalam mengenal peluang kerja, mencari tahu keterampilan yang dibutuhkan, dan mempersiapkan diri untuk berkarir di sektor energi hijau,” pungkasnya.
Penulis: Amelia Farah Putri I.
Editor: Ragil Kukuh Imanto
