UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) meraih Juara III dalam kompetisi INNOBIZ 2026 melalui inovasi Belajariin!, aplikasi pembelajaran privat berbasis hyperlocal yang menghubungkan pelajar dengan pengajar terverifikasi berdasarkan lokasi terdekat. Inovasi ini menawarkan akses pembelajaran yang fleksibel sekaligus membuka peluang bagi individu untuk menyalurkan kompetensinya.
Tim Belajariin! terdiri atas Adil, mahasiswa program studi Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) sebagai ketua, serta Naura Alieou Achmad, mahasiswa Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebagai anggota. Kompetisi yang diselenggarakan Forum Studi Teknik Universitas Diponegoro ini berlangsung pada 5 Juli dan puncaknya seleksi final luring pada Minggu (11/10/2026) di Universitas Diponegoro.
Berangkat dari Permasalahan Pembelajaran
Adil menjelaskan bahwa gagasan Belajariin! berawal dari pengalaman Naura sebagai pengajar les privat di Surabaya. Pengalaman tersebut mendorong mereka mengidentifikasi kendala pelajar dalam mencari pengajar yang dekat, tepercaya, dan sesuai dengan kebutuhan serta jadwal mereka.
“Permasalahan utamanya adalah aksesibilitas, jarak, dan fleksibilitas. Di sisi lain, individu berbakat juga membutuhkan wadah untuk menyalurkan kompetensi mereka,” jelas Adil.
Belajariin! menawarkan tiga keunggulan, yaitu hyperlocal untuk menghubungkan pengguna dengan pengajar terdekat, on-demand yang memungkinkan pengguna menyesuaikan jadwal, serta secure and reliable melalui verifikasi pengajar. Aplikasi ini juga menyediakan sesi percobaan (trial) agar pengguna dapat menilai kecocokan dengan pengajar sebelum memulai pembelajaran.
Selain akademik, platform ini menyediakan pembelajaran nonakademik, seperti piano, biola, dan berenang. Dengan demikian, Belajariin! tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan belajar, tetapi juga membuka peluang penghasilan tambahan bagi individu yang memiliki kompetensi.
Menghadapi Persaingan hingga Babak Final
INNOBIZ 2026 diikuti 20 tim dalam tiga kategori, yakni 10 tim kategori bisnis, lima tim karya tulis ilmiah, dan lima tim poster. Tim Belajariin! menghadapi tantangan berupa jarak antaranggotanya, padatnya jadwal, serta keterbatasan pengalaman dalam kompetisi bisnis.
Meski demikian, keduanya berupaya memaksimalkan persiapan melalui penguatan gagasan dan penyajian presentasi yang ringkas serta komunikatif. Mereka berharap dapat mengembangkan Belajariin! melalui penyempurnaan prototipe, validasi kebutuhan pengguna, dan persiapan implementasi secara bertahap.
“Jangan takut untuk memulai dan jangan menunggu sampai merasa benar-benar siap untuk mencoba. Beranilah membawa gagasan yang berangkat dari permasalahan nyata,” pesan mereka kepada mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi serupa.
Penulis: Zahwa Yasmina Fajri
Editor: Yulia Rohmawati
