Universitas Airlangga Official Website

Menganalisis Dua Respons Ordinal Sekaligus: Tantangan dalam Analisis Statistik

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Di era perkembangan teknologi dan data yang semakin pesat, penelitian ilmiah menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Banyak penelitian tidak lagi hanya melibatkan satu hasil pengamatan, tetapi dua hasil yang saling berkaitan dan harus dianalisis secara bersamaan. Kondisi ini membuat metode statistik biasa sering kali tidak cukup untuk memberikan hasil yang akurat. Oleh karena itu, pengembangan model statistik modern menjadi sangat penting agar hubungan antar data dapat dipahami dengan lebih baik dan menghasilkan kesimpulan yang lebih tepat.

Permasalahan tersebut menjadi fokus dalam penelitian berjudul “Estimating Parameter of Biresponse Ordinal Logistic Regression Model Using the Berndt-Hall-Hall-Hausman (BHHH) Iteration” yang ditulis oleh Nur Chamidah, Elly Ana, Marisa Rifada, Andini Sa’idah, dan Sofia Andika Nur Fajrina dari Universitas Airlangga. Penelitian ini membahas model Biresponse Ordinal Logistic Regression (BOLR), yaitu model regresi logistik yang digunakan ketika terdapat dua variabel respons ordinal yang saling berkaitan. Variabel ordinal merupakan data yang memiliki tingkatan tertentu, misalnya rendah, sedang, dan tinggi. Dalam banyak kasus penelitian, dua variabel respons seperti ini sering muncul secara bersamaan sehingga hubungan di antara keduanya perlu dianalisis secara simultan.

Model regresi logistik biasa umumnya hanya digunakan untuk menganalisis satu variabel respons. Padahal, jika terdapat dua respons yang saling berhubungan, analisis secara terpisah dapat menyebabkan informasi penting menjadi hilang. Hal tersebut dapat memengaruhi ketepatan hasil penelitian. Oleh sebab itu, model BOLR dikembangkan untuk menangkap hubungan antara dua respons ordinal sekaligus sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap data yang dianalisis.

Namun, penggunaan model BOLR memiliki tantangan utama pada proses estimasi parameternya. Dalam statistika, parameter merupakan nilai yang menggambarkan pengaruh variabel prediktor terhadap variabel respons. Penentuan parameter yang tepat sangat penting agar model yang dibangun mampu merepresentasikan kondisi data sebenarnya. Penelitian ini menggunakan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE) untuk mengestimasi parameter model. Metode MLE bekerja dengan mencari nilai parameter yang memiliki kemungkinan terbesar dalam menghasilkan data yang diamati. Metode ini dikenal luas karena mampu menghasilkan estimasi yang efisien dan akurat.

Meskipun demikian, pada model BOLR, hasil turunan fungsi likelihood yang diperoleh tidak menghasilkan bentuk matematis sederhana atau closed form. Artinya, parameter model tidak dapat dihitung secara langsung menggunakan rumus biasa. Kondisi tersebut menyebabkan proses estimasi menjadi lebih rumit dan memerlukan pendekatan numerik untuk memperoleh solusi. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menggunakan metode iterasi Berndt-Hall-Hall-Hausman (BHHH). Keunggulan utama metode BHHH dibandingkan metode iterasi lainnya adalah proses perhitungannya hanya memerlukan turunan pertama fungsi likelihood tanpa menggunakan turunan kedua yang lebih kompleks.

Melalui penelitian ini, peneliti berhasil menyusun model umum regresi logistik ordinal birespons menggunakan metode MLE dan optimasi numerik BHHH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BHHH mampu membantu menyelesaikan permasalahan estimasi parameter pada model BOLR yang tidak memiliki solusi matematis sederhana. Dengan demikian, metode ini dapat menjadi alternatif yang efektif dan lebih praktis dalam proses estimasi parameter model statistik yang kompleks.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa statistika modern tidak hanya berkaitan dengan teori matematis, tetapi juga tentang bagaimana mengembangkan metode yang mampu menyelesaikan persoalan analisis data nyata. Semakin kompleks data yang dihadapi, semakin besar pula kebutuhan terhadap model statistik yang fleksibel dan akurat. Oleh karena itu, pengembangan metode seperti BOLR dan optimasi BHHH menjadi sangat penting untuk mendukung kemajuan penelitian di berbagai bidang ilmu.

Judul artikel:

Estimating Parameter of Biresponse Ordinal Logistic Regression Model Using the Berndt-Hall-Hall-Hausman (BHHH) Iteration

Penulis:

Elly Ana

Link:

https://doi.org/10.1063/5.0309205