Universitas Airlangga Official Website

Pemanfaatan Teknologi Pengolahan Citra dalam Identifikasi Uang Rupiah untuk Mendukung Inklusi Keuangan Berkelanjutan

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Uang merupakan komponen fundamental dalam sistem perekonomian modern. Di Indonesia, uang rupiah berperan sebagai alat transaksi yang sah dan digunakan secara luas dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Bank Indonesia secara berkala menerbitkan uang kertas dengan desain dan fitur keamanan baru. Meskipun setiap nominal memiliki ciri khas yang berbeda, seperti warna, ukuran, dan tekstur, kesalahan identifikasi nominal masih sering terjadi, khususnya bagi kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas netra.

Uang rupiah merupakan alat pembayaran sah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan memiliki berbagai ciri fisik yang unik untuk setiap nominalnya. Namun, kemiripan karakteristik antar nominal masih berpotensi menimbulkan kesalahan dalam proses identifikasi, khususnya pada kondisi keterbatasan visual. Perkembangan teknologi pengolahan citra membuka peluang untuk membangun sistem identifikasi uang otomatis yang lebih akurat dan efisien. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan keamanan transaksi, tetapi juga mendukung inklusivitas finansial.

Kontribusi penelitian ini sangat relevan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Diantaranya pada SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi transaksi ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah dalam hal ini pengembangan sistem identifikasi uang berkontribusi langsung terhadap meningkatkan kelancaran transaksi ekonomi. Kemudian pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), penelitian ini mendorong penguatan inovasi teknologi digital dalam bidang sistem cerdas, dalam hal ini mendorong inovasi teknologi di bidang sistem cerdas. Selain itu, penelitian ini juga mendukung SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) karena teknologi yang dikembangkan dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu bagi penyandang disabilitas netra dalam mengenali uang secara mandiri, dalam hal ini mengurangi kesenjangan akses layanan keuangan bagi kelompok rentan. Lebih jauh lagi, sistem ini juga berpeluang dikembangkan untuk mendukung SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan keamanan transaksi dan pencegahan peredaran uang palsu. Sistem ini dapat dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk aplikasi berbasis smartphone yang murah dan mudah diakses oleh masyarakat.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem identifikasi otomatis nominal uang kertas rupiah emisi 2022 dengan menerapkan ekstraksi ciri statistik orde pertama dan algoritma k-Nearest Neighbor (k-NN) yang membahas pengembangan sistem otomatis untuk mengidentifikasi nominal uang kertas Rupiah emisi 2022 menggunakan teknik pengolahan citra digital. Metode yang digunakan adalah ekstraksi ciri statistik orde pertama yang meliputi mean, variance, skewness, kurtosis, dan entropy, kemudian dilakukan klasifikasi menggunakan algoritma k-Nearest Neighbor (k-NN). Dataset yang digunakan terdiri dari 240 citra uang kertas berbagai pecahan yang diperoleh melalui proses pemotretan langsung, kemudian dikonversi ke citra grayscale dan dinormalisasi dengan metode Min-Max.

Pengujian dilakukan menggunakan skema 3-fold cross validation dengan variasi nilai k = 3, 5, dan 7. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa nilai k terbaik diperoleh pada k = 3 dengan rata-rata akurasi sebesar 94,92%, sensitivitas 65,63%, dan spesifisitas 97,24%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan mampu mengklasifikasikan nominal uang kertas Rupiah dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Melalui pelaksanaan penelitian ini, universitas menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga sebagai penggerak utama inovasi yang menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat. Luaran penelitian yang dihasilkan terbukti memberikan dampak langsung dalam meningkatkan kualitas layanan, efisiensi, keamanan, dan inklusivitas, sekaligus memperkuat kontribusi institusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Ke depan, universitas berkomitmen untuk terus mendorong hilirisasi hasil riset, memperluas pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan dunia usaha, serta mengintegrasikan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan guna mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Penulis : Purbandini

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://joiv.org/index.php/joiv/article/view/3037