Universitas Airlangga Official Website

Pengaruh Karakteristik Pasien terhadap Kepatuhan Terapi Antiretroviral pada Orang dengan HIV

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Kepatuhan dalam menjalani Terapi Antiretroviral (ART) merupakan kunci utama untuk menekan laju perkembangan virus HIV serta mencegah resistensi obat. Namun, menjaga konsistensi pengobatan bukanlah hal yang mudah bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHIV).

Sebuah penelitian di Surabaya mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada 57 orang pria berstatus gay dan biseksual yang terinfeksi HIV-1. Penelitian ini menggunakan pendekatan model Information-Motivation-Behavioral Skills (IMB) untuk melihat bagaimana karakteristik responden seperti usia, lama diagnosis awal HIV, dan pemeriksaan viral load berperan terhadap kepatuhan terapi.

Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik responden memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap kepatuhan minum obat. Faktor usia dan pengalaman dalam menghadapi diagnosis terbukti membentuk motivasi serta keyakinan diri pasien dalam menjalani pengobatan. Semakin matang usia dan pemahaman pasien, semakin baik pula kesadaran mereka untuk disiplin berobat.

Kesimpulannya, karakteristik individu memegang peranan penting dalam menentukan tingkat kepatuhan terapi ARV. Oleh karena itu, pendekatan edukasi kesehatan yang memperkuat aspek informasi, motivasi, dan perilaku sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas hidup pasien HIV/AIDS secara optimal.

Penulis: Linda Dewanti, dr., M.Kes., MHsc., Ph.D.

Link: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/the-influence-of-respondent-characteristics-and-risk-behavior-on-/