Universitas Airlangga Official Website

Peran Probiotik dalam Meningkatkan Produksi Budidaya Udang Vaname

Foto by PONTAS ID

Udang merupakan komoditas perikanan budidaya dengan prospek yang baik. Data dari “Global Shrimp Production” pada tahun 2019, lebih dari 4.100.000 ekor udang diproduksi untuk memenuhi permintaan dunia. Nilai permintaan udang di dunia dapat mencapai nilai 4,85 miliar USD. Permintaan pasar udang terbesar terdapat di Amerika Serikat (40%), Asia Tenggara (28%), Uni Eropa (13%), dan Jepang (6%). Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan spesies udang yang populer karena rasanya yang enak, nilai gizi yang tinggi, metode budidaya yang sudah dipahami dengan baik, serta daya tahan yang tinggi terhadap penyakit. Udang vannamei mayoritas diproduksi secara global melalui kegiatan akuakultur/budidaya (83%). Banyak inovasi telah dikembangkan untuk meningkatkan budidaya udang tersebut. Salah satunya adalah menggunakan probiotik. Probiotik adalah bakteri non-patogen yang hidup dari usus inang dan memberikan efek kesehatan yang positif dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit dan membantu perkembangan inang. Bakteri ini menguntungkan dan telah banyak digunakan dalam industri udang sehingga sering ditambahkan melalui makanan dan suntikan untuk udang vaname.

Penelitian ini merupakan review atau kajian terkait peran probiotik pada aktivitas budidaya udang vaname agar produksinya meningkat. Review ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai peran probiotik dalam performa budidaya udang vannamei. Parameter yang dilaporkan dalam artikel ini meliputi pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup (survival rate), kualitas air, serta kekebalan, dan ketahanan terhadap penyakit. Spesies bakteri, seperti Lactobacillus atau Nitrobacter, dapat diberikan secara oral, injeksi, atau sebagai suplemen dengan memasukkan langsung ke dalam air. Probiotik membantu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup, kualitas air, kekebalan, dan ketahanan terhadap penyakit melalui persaingan ruang dengan bakteri penyebab penyakit, seperti Vibrio spp. Peningkatan jumlah  bakteri probiotik akan menekan pertumbuhan dan keberadaan bakteri pathogen sehingga menurunkan kerentanan terhadap penyakit. Selain itu, bakteri probiotik juga membantu pencernaan dengan memecah senyawa kompleks menjadi zat yang lebih sederhana sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh udang vaname. Mekanisme ini meningkatkankan kinerja pertumbuhan dalam hal berat, panjang, dan rasio konversi pakan.

Penulis: Muhammad Browijoyo Santanumurti, S.Pi., M.Sc.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://www.veterinaryworld.org/Vol.16/March-2023/26.pdf

Amiin, M. K., Lahay, A. F., Putriani, R. B., Reza, M., Putri, S. M. E., Sumon, M. A. A., Jamal, M. T., & Santanumurti, M. B. (2023). The role of probiotics in vannamei shrimp aquaculture performance–A review. Veterinary World16(3), 638. http://www.doi.org/10.14202/vetworld.2023.638-649