Perluas Wawasan Lintas Disiplin, Mahasiswa Teknik Elektro Wakili UNAIR di Consulting Royale

59 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Ketertarikan terhadap dunia konsultasi bisnis mengantarkan Alvyan Ananta Asis, mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi salah satu peserta Consulting Royale. Kompetisi berbasis business consultant tersebut terselenggara oleh 180 Degrees Consulting Universitas Brawijaya pada sepanjang bulan Oktober 2026 di Universitas Brawijaya.

Berlatar belakang pendidikan Teknik Elektro, Alvyan menghadapi tantangan untuk mempelajari dunia consulting yang relatif berbeda dari disiplin ilmu yang ia tekuni. Keikutsertaannya menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan berkompetisi bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.

Alvyan menilai Consulting Royale menawarkan pengalaman belajar yang berbeda melalui rangkaian permainan interaktif dan simulasi konsultasi bisnis. Setiap babak dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam memahami persoalan, menyusun solusi, dan beradaptasi dengan tantangan yang diberikan. 

“Menghadapi kompetisi ini dengan latar belakang lintas bidang, sekaligus bersaing langsung dengan lawan-lawan yang sudah sangat expert di bidang consulting, menjadi sebuah tantangan tersendiri yang memacu saya untuk belajar secara cepat dan berpikir out-of-the-box,” ungkapnya.

Untuk mempersiapkan diri, Alvyan berfokus mempelajari dasar-dasar consulting. Ia menyadari posisinya sebagai pembelajar yang memiliki rasa ingin tahu tinggi dan terbuka terhadap pengetahuan baru. Baginya, kemampuan untuk memahami hal baru dengan cepat menjadi modal penting dalam menghadapi persoalan yang belum pernah ditemui sebelumnya.

Selain mengasah kemampuan pemecahan masalah, Consulting Royale memberikan kesempatan bagi Alvyan untuk membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai universitas di Jawa Timur. Interaksi tersebut menjadi ruang untuk bertukar perspektif dan mengenal pengalaman belajar dari latar belakang akademik yang berbeda.

“Saya memperoleh gambaran mengenai dinamika dunia consulting. Termasuk pentingnya mengombinasikan kemampuan teknis dalam menganalisis masalah dengan keterampilan interpersonal untuk membangun hubungan profesional,” ujarnya.

Ia memandang pengalaman tersebut sebagai bekal berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Proses belajar yang intensif selama kompetisi memberinya kesempatan untuk mengenali kemampuan yang perlu dikembangkan. Keberaniannya mengeksplorasi disiplin ilmu lain, kemauan belajar, dan keterbukaan terhadap pengalaman baru menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan profesional di masa depan. 

Melalui partisipasinya sebagai delegasi UNAIR, Alvyan berharap dapat menunjukkan kontribusi mahasiswa UNAIR dalam menjawab berbagai persoalan melalui perspektif yang beragam. 

Penulis: Vaneza Ika Artamevia 

Editor: Yulia Rohmawati 

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top