Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa FIB Terpilih Sebagai Awardee Beasiswa KSE 2025

Ertha Rizqina Cahyaningputri, mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia penerima beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) UNAIR 2025. (Foto: Dok Narasumber)

FIB NEWS – Komitmen dan semangat belajar, Ertha Rizqina Cahyaningputri, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga (FIB UNAIR), berhasil terpilih sebagai awardee Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) UNAIR tahun 2025 pada Jumat (19/9/2025).

Ertha menyampaikan motivasi utamanya dalam mendaftar beasiswa KSE ini bukan hanya karena faktor finansial, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab terhadap proses pendidikannya. “Bagi saya, beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan kesempatan untuk belajar mandiri dan berkomitmen menjaga prestasi selama kuliah,” ujarnya.

Seleksi Ketat

Proses seleksi yang dilalui mencakup tahap administrasi hingga wawancara tingkat pusat yang berlangsung ketat. Meskipun sempat tidak mengikuti sosialisasi daring awal, Ertha tetap berkomitmen untuk menyiapkan seluruh berkas dengan maksimal. “Seleksi berkas dilakukan online melalui laman resmi KSE, lalu dilanjutkan dengan dua kali wawancara, yaitu di tingkat universitas dan pusat,” ungkapnya.

Bagi Ertha, tahap kedua merupakan bagian paling menantang karena langsung berhadapan dengan alumni KSE pusat. Ia mengaku bahwa pertanyaan yang diajukan lebih mendalam dan menuntut kemampuan berpikir kritis. “Wawancara kedua ini cukup berat karena 80 persen berisi simulasi peran pekerjaan impian. Saya ditantang untuk berpikir cepat dan solutif,” tuturnya.

Jadi  Bagian dari Keluarga KSE

Ertha merasakan banyak manfaat baik dalam hal akademik maupun pengembangan diri. Ia menilai bahwa KSE bukan sekadar program bantuan finansial, tetapi juga wadah pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk bertumbuh. “Selain bantuan dana, saya mendapatkan keluarga baru di Paguyuban KSE Unair. Kami sering belajar dan berkembang bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan paguyuban, Ertha terlibat aktif di divisi Community Development (COMDEV)Brownies Crispy, yang berfokus pada kewirausahaan sosial. “Kami akan mengadakan pelatihan pembuatan brownies crispy sebagai kegiatan entrepreneurship. Dari sini saya belajar mengelola tim dan berkontribusi bagi masyarakat,” jelasnya.

Divisi Community Development (COMDEV) Brownies Crispy. (Foto: Dok Narasumber)

Harapan untuk Program KSE

Ertha menyampaikan harapannya agar program KSE terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak mahasiswa di Indonesia. “Tahun ini KSE merayakan usia ke-30. Harapan saya, semoga KSE terus berkembang dan membantu ribuan mahasiswa agar bisa menjadi generasi yang sukses dan berdampak bagi negeri,” pungkasnya.

Ertha berkomitmen untuk memanfaatkan peluang yang diberikan sebaik mungkin. Ia juga mengajak mahasiswa lain untuk tidak ragu mencoba peluang beasiswa serupa. “Kesempatan itu tidak datang dua kali. Siapkan diri sebaik mungkin, rajin cari informasi, dan jangan lupa berdoa,” tutupnya.

Melalui program pembinaan, pelatihan kepemimpinan, dan pengembangan diri yang difasilitasi oleh KSE, Ertha turut mendukung poin Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education.

Penulis: Chesica Styo Helena

Editor: Mohammad Adif Albarado