Universitas Airlangga Official Website

UNAIR Raih Penghargaan Terbaik I dalam Indonesia Halal Industry Awards 

UNAIR menerima penghargaan IHYA 2026 pada Kamis (24/9/2026) (Foto: Pusat Halal UNAIR)

UNAIR NEWS – Konsisten kembangkan industri halal, Universitas Airlangga (UNAIR) raih penghargaan Terbaik I pada Indonesia Halal Industry Awards (IHYA). UNAIR meraih penghargaan tersebut dalam kategori Institusi Pendidikan Tinggi Pendukung Pengembangan dan Pemberdayaan Industri Halal Terbaik. Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) memberikan penghargaan tersebut di Main Stage Halal Indo, ICE BSD City, Tangerang, pada Kamis (24/9/2026). 

Ketua Pusat Halal UNAIR, Dr Abdul Rahem MKes Apt hadir menerima piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. Penghargaan tersebut menunjukan komitmen UNAIR dalam inovasi dan riset di industri halal

Gelaran IHYA bersamaan dengan Pameran Internasional Halal Indo (24-27/9/2026), yang melibatkan lebih dari 400 pelaku usaha domestik dan internasional. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, kegiatan tersebut bertujuan mengakselerasi ekosistem industri halal nasional menuju pusat rantai pasok global.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu pusat industri halal dunia. Guna mewujudkan hal tersebut, industri halal nasional harus semakin produktif, inovatif, dan penguatan ekosistem perlu dilakukan secara terintegrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus kembali menegaskan bahwa penghargaan dan pameran tersebut menjadi wadah penting untuk mengembangkan industri halal, sekaligus mengoptimalkan potensi pasar.

Ketua Pusat Halal UNAIR, Dr Abdul Rahem menyampaikan bahwa penghargaan IHYA 2026 memotivasi institusi untuk terus menghadirkan solusi bagi masyarakat dan pelaku usaha. “Kami berdedikasi mendukung terwujudnya ekosistem halal Indonesia yang unggul dan berstandar global. Hal ini terus kami dorong melalui pendekatan multidisiplin sains, rekayasa teknologi, serta kepatuhan pada standar halal,” ujarnya.

Tidak hanya membawa pulang penghargaan, UNAIR juga menghadirkan berbagai inovasi riset dan teknologi terapan. Antara lain Bhannex, implan tulang berbahan Natural Bovine Hydroxyapatite (BHA), pasta gigi herbal antibakteri, Diabetkol untuk menjaga keseimbangan gula darah dan kolesterol, serta MediTea, ekstrak teh hijau tinggi antioksidan.

Selain itu, UNAIR juga menghadirkan alternatif bahan baku industri farmasi, seperti pengembangan glukosamin untuk penanganan osteoarthritis, dan inovasi gelatin berbasis rumput laut sebagai alternatif bahan baku halal. Riset tersebut terangkum dalam Katalog Produk Inovasi UNAIR.

Penulis: Damar Pratama

Editor: Yulia Rohmawati