Foto dari Kaisa Anindya Fitri selaku ketua pelaksana SINESTESIA 2026
FIB NEWS – Sebagai fakultas yang berfokus pada kajian sastra dan budaya, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) selalu mendorong mahasiswanya untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi dan kajian budaya. Salah satu contohnya dilakukan oleh Kementerian Akademik dan Prestasi (AKPRES) dan Kementerian Kajian Isu dan Strategis (KASTRAT) BEM FIB UNAIR lewat program SINESTESIA 2026.
Kepada Humas Muda pada Senin (27/7/26), Kaisa Anindya Fitri, mahasiswa Prodi Ilmu Sejarah angkatan 2025, selaku ketua pelaksana SINESTESIA 2026, mengatakan bahwa program ini rencananya dilaksanakan pada Senin (19/10/26) hingga Rabu (21/10/26) dan bertempat di Amphitheater Kampus B UNAIR.
“Pelaksanaan SINESTESIA 2026 bertepatan dengan peringatan Bulan Bahasa. Hal ini sesuai dengan tujuan acara ini, yaitu untuk meningkatkan literasi dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa di lingkungan kampus,” ungkap Kaisa.
Eksplorasi dalam Karya
Pada tahun ini, SINESTESIA mengusung tema EPILOG (Eksplorasi Pemikiran dalam Literasi, Orkestra, Karya). Nantinya, para mahasiswa diharapkan bisa saling bertukar pikiran sekaligus mengeksplorasi gagasan-gagasan yang ada di kampus.
Rangkaian kegiatan SINESTESIA 2026 meliputi bazar buku, bedah buku, pemutaran film, hingga diskusi film. Tak hanya itu, terdapat sejumlah penampilan dari beberapa BSO yang ada di FIB UNAIR. Lalu, terdapat juga pameran karya berupa gambar atau lukisan yang dibuat oleh para penyintas kanker dan lansia pada hari terakhir acara SINESTESIA 2026.
“Saat ini, kami masih mempersiapkan perencanaan acara. Mulai dari pembentukan panitia, penyelesaian proposal, rapat besar, dan lainnya. Kami juga berencana untuk menambah jumlah panitia dengan mengikutsertakan mahasiswa baru 2026 untuk berpartisipasi dalam acara SINESTESIA,” tutur Kaisa.
Harapan Selanjutnya
“Saya harap program ini bisa membekas di hati pengunjung maupun panitia. Bagaimanapun, SINESTESIA hadir untuk menumbuhkan semangat literasi, apresiasi, dan empati,” tutup Kaisa.
Melalui semangat tersebut, rangkaian kegiatan ini diproyeksikan menjadi wadah kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya dan Universitas Airlangga.
Perencanaan program kerja SINESTESIA 2026 yang akan dilaksanakan oleh BEM FIB UNAIR turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yakni Quality Education.
Penulis: Niken Dara Fesya
Editor: Gustyosih Chesta Pramesti




