Universitas Airlangga Official Website

WISUDA 242 UNAIR, KAPOLRES BLITAR WISUDA BERSAMA ISTRI TERCINTA

Wisuda ke-242 Universitas Airlangga, Sekolah Pascasarjana

 

Berita UNAIR Pascasarjana, Minggu, 16 Juni 2024  –  Wisuda ke-242 Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi momen bahagia bagi para wisudawan. Hal tersebut juga dirasakan oleh AKBP Dr. Wiwit Adisatria, SH., S.I.K., M.T.  bersama dengan sang istri, Angga Atma Proboningrum. M.PSDM yang resmi dikukuhkan menjadi Wisudawan Kampus yang baru saja masuk ranking 308 dunia.Keduanya mengikuti kegiatan wisuda yang terlaksana pada Sabtu 15/06/2024 di Airlangga Convention Center (ACC),  Kampus MERR-C UNAIR. AKBP Wiwit berhasil menuntaskan pendidikan S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia bersamaan dengan sang istri yang lulus dari program magister S2 Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga.

 

“Perasaan kami pastinya senang dan bangga bisa menjadi bagian dari Universitas Airlangga dan melaksanakan wisuda bersama. Kami juga akan bergabung dengan Ikatan Alumni UNAIR. Jadi, tentunya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kami berdua,” ungkap AKBP Wiwit saat diwawancarai.

Dirinya menuturkan bahwa awalnya dirinya berniat mendaftarkan diri ke instansi lain karena sedang melaksanakan tugas dinas di Kalimantan Timur. Namun, pada awal 2020, ia ditugaskan untuk dinas ke Jawa Timur dan memilih UNAIR karena ingin mengembangkan ilmu pada bidang pengembangan sumber daya manusia (PSDM). 

“Karena diberikan kesempatan untuk dinas di Jawa Timur, saya memutuskan untuk mengembangkan kapasitas dan ilmu yang saya miliki dengan mendaftar program doktor di S3 PSDM SPS UNAIR. Setelah menjalani prosesnya, saya merasa banyak pengetahuan baru yang saya dapat berkat bertemu dengan orang hebat lainnya di Universitas Airlangga.”

 

Ditambahkan bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D, Direktur Sekolah Pascasarjana bersama jajarannya yang membangun ekosistem pendidikan luar biasa, dimana dirinya banyak belajar dengan pejabat dan pengusaha lainnya yang sama-sama melanjutkan pendidikan di program S3 PSDM UNAIR. Hal tersebut, lanjutnya, menjadi hal yang sangat disyukuri. Karena, berkat mendaftar program doktor, ia mendapat banyak ilmu dan pelajaran baru yang bermanfaat pada masa depan. AKBP Wiwit mengakui bahwa tantangan terbesar selama menjadi kuliah sembari bekerja adalah manajemen waktu. “Tentunya membagi waktu itu menjadi tantangan tersendiri. Saya pernah tidur di pom bensin karena kegiatan di kantor cukup padat dan harus berdiskusi dengan mentor pembimbing untuk menyelesaikan tugas perkuliahan,” ungkap AKBP Wiwit.

 

Pengorbanan tersebut tidak serta-merta membuat AKBP Wiwit menyerah untuk melanjutkan pendidikan. Ia berhasil memenuhi janjinya untuk menyelesaikan penelitian sebelum dilantik menjadi Kapolres Blitar. Ia menuturkan bahwa tantangan yang ia lalui selama di UNAIR merupakan sebuah pengorbanan yang sebanding dengan ilmu dan pengalaman yang didapatkan. Ditambahkan oleh dirinya tantangan dan hambatan pasti akan selalu ada, tetapi yang terpenting adalah kita tidak boleh menyerah. Kita harus terus berusaha dan bergerak menyelesaikan apa yang sudah kita mulai di awal, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menghadapi kehidupan perkuliahan,” ungkap AKBP Wiwit. 

 

Tak lupa, AKBP Wiwit dan istri mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan UNAIR pada Wisuda ke-242 kali ini. Mereka berharap ilmu yang para wisudawan dapatkan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)