Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Preservasi Soket Alveolar Tulang Dengan Scaffold Hidroksiapatit–Kitosan Yang Ditanami Sel Punca Mesenkimal Tali Pusat Manusia: Pemeriksaan In Vivo Ekspresi Osteoprotegerin Dan Reseptor Aktivator Nuklir Faktor-Κb

74 Views•3 minutes read

Pencabutan gigi adalah prosedur umum yang sering diikuti oleh resorpsi tulang alveolar, yang bisa mempengaruhi di dalam pemasangan implan, rehabilitasi prostetik, estetika, dan dukungan periodontal. Scaffold hidroksiapatit–kitosan (HA–Chi) yang digabungkan dengan sel punca mesenkimal tali pusat manusia (hUCMSCs) diharapkan bisa meningkatkan penyembuhan tulang dengan memodulasi jalur remodeling tulang.

Tujuan : Penelitian ini mengevaluasi efek scaffold HA–Chi yang ditanam hUCMSC terhadap ekspresi osteoprotegerin (OPG) dan reseptor aktivator faktor nuklir-κB (RANK) selama penyembuhan soket alveolar tulang.

Dalam percobaan secara in vivo ini, digunakan 45 tikus jantan Wistar yang menjalani pencabutan gigi seri mandibula, dimana penelitian dibagi ke dalam tiga kelompok: kontrol tanpa perlakuan (C), scaffold HA–Chi saja (T1), dan scaffold HA–Chi yang ditanami hUCMSC (T2). Setiap kelompok terdiri dari 15 hewan, dengan evaluasi pada hari ke-7, 14, dan 28. Ekspresi OPG dan RANK dinilai secara imunohistokimia dan data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah diikuti dengan uji post hoc Tukey.

Hasil : Ekspresi OPG meningkat secara bertahap seiring waktu di semua kelompok, sementara ekspresi RANK menurun. Kelompok scaffold HA–Chi yang ditanami hUCMSC secara konsisten menunjukkan ekspresi OPG tertinggi dan ekspresi RANK terendah di semua periode pengamatan. Secara keseluruhan, perbedaan antar kelompok signifikan untuk kedua  penanda (p < 0,001). Untuk OPG, tidak ada perbedaan signifikan yang diamati antara T1 dan T2 pada hari ke-7, sementara perbedaan signifikan muncul pada hari ke-14 dan ke-28. Untuk RANK, kelompok dengan hUCMSC menunjukkan ekspresi yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol di semua titik waktu dan dibandingkan kelompok scaffold saja pada hari ke-28.

Kesimpulan : Scaffold HA–Chi yang diberi hUCMSC meningkatkan proses remodeling tulang yang lebih baik dengan meningkatkan OPG dan menurunkan RANK, menunjukkan potensi yang kuat untuk mempertahankan soket alveolar setelah pencabutan gigi.

Kata Kunci:  Alveolar socket preservation · Hydroxyapatite–chitosan scaffold · Human umbilical cord mesenchymal stem cells · Osteoprotegerin · RANK · Bone remodeling

Nomor uji klinis : Percobaan hewan ini mendapatkan persetujuan etis dari Komite Etik Penelitian, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia (No.1060/HRECC.FODM/X/2025)

Penulis : Prof. Dr. Michael Josef Kridanto Kamadjaja, drg., MKes., Sp.Pros subSp. PKIKG (K)

Informasi detail dari penelitian ini dapat dilihat di:

Alveolar socket preservation with human umbilical cord mesenchymal stem cell-seeded hydroxyapatite–chitosan scaffolds: An in vivo assessment of osteoprotegerin and receptor activator of nuclear factor-κB expression Dhafer Abdulwasea Alshaibani · Michael Josef Kamadjaja · Ratri Maya Sitalaksmi · Dwi Wahyu Indrawati · Darmawan Setijanto3· Sultan Ainoosah4 · Ahmed Yaseen Alqutaibi · Redhwan Saleh Al-Gabri

Journal of Molecular Histology (2026) 57:204 https://doi.org/10.1007/s10735-026-10874-4

Received: 31 March 2026 / Accepted: 14 June 2026 / Published online: 25 June 2026

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top