UNAIR NEWS – Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Prof Dr Ardianto SE Ak MSi CMA CA menekankan pentingnya konferensi sebagai wadah strategis untuk memperkuat kerja sama berbagai pihak di bidang perikanan dan kelautan. Pernyataan itu ia sampaikan dalam pembukaan International Conference on Fisheries and Marine Sciences (INCOFIMS) dan International Conference on Biotechnology and Food Sciences (INCOBIFS).
Konferensi tersebut terselenggara oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) di Hall Sriwijaya, ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B pada Rabu (2/9/2026).
Konferensi sebagai Wadah Strategis
Isu maritim berkelanjutan, bioteknologi, ketahanan pangan, dan ekonomi biru menjadi tantangan masyarakat global. Prof Ardianto menilai, konferensi tersebut dapat menjadi wadah untuk bertukar gagasan dan inovasi untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Konferensi ini menghadirkan wadah strategis untuk berkolaborasi, bertukar ide, dan beraksi bersama untuk mengatasi tantangan global terkait maritim yang keberlanjutan, bioteknologi, ketahanan pangan, dan masa depan ekonomi biru kita,” ujarnya.
Melalui konferensi tersebut, Prof Ardianto berharap agar terjadi pertukaran ide yang menghasilkan tindakan kolektif guna membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Kolaborasi Akademisi
Prof Ardianto menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi tidak bisa diselesaikan oleh satu sektor saja. Akademisi harus berkolaborasi untuk mengubah pengetahuan menjadi solusi praktis yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Tantangan yang kita hadapi saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja. Kerja sama yang erat di kalangan akademisi sangatlah penting untuk mengubah pengetahuan menjadi solusi praktis, kebijakan yang efektif, dan manfaat yang bermakna bagi masyarakat,” lanjutnya.
Prof Ardianto mendorong peserta untuk aktif berpartisipasi dalam konferensi sebagai ruang bertukar ide, menemukan inovasi, membangun visi, serta memperkuat kolaborasi dan solusi nyata demi masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, Prof Ardianto menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya terhadap jajaran dekanat FPK, tamu undangan, panitia, dan pihak yang terkait atas terselenggarakannya konferensi tersebut. Ia berharap agar konferensi ini dapat menginspirasi aksi nyata untuk kemajuan ilmu kelautan, perikanan, bioteknologi, dan keamanan pangan.
Penulis: Damar Anargya Pratama
Editor: Yulia Rohmawati





