Universitas Airlangga Official Website

Studi Komputasi Potensi Senyawa Bioaktif Jahe sebagai Inhibitor Nukleoprotein Virus Mumps

Foto by CNN Indonesia

Virus mumps (MuV) termasuk dalam keluarga Paramyxoviridae, virus ini dapat memicu gejala inflamasi parah seperti orchitis dan parotitis, kemudian MuV memiliki hubungan dengan penyakit viral encephalitis dan menginitis yang terjadi di kebanyakan negara.

Beberapa obat antivirus untuk infeksi MuV yang sering digunakan yaitu Favipiravir untuk menghambat replikasi virus, namun penggunaan obat ini memiliki beberapa efek samping seperti diare, peningkatan level asam urat, penurunan jumlah neutrofil, muncul penyakit limfatik, dan darah.

MuV memiliki enzim replikasi seperti RNA-dependent RNA polymerase (vRdRp) dengan large protein (L), nucleocapsid protein (NP) atau pembungkus genom virus, dan fosfoprotein (P). Ketiga protein tersebut memiliki peran penting sebagai mesin transkripsi dan replikasi MuV.

Protein NP pada MuV berperan dalam pembentukan kompleks vRNA agar terhindar dari degradasi dan menginisiasi proses replikasi, penghambatan aktivitas protein NP memungkinkan dapat mengganggu proses inisiasi replikasi melalui peningkatan degradasi vRNA pada MuV.

Zingiber officinale var. Roscoe atau jahe banyak dimanfaatkan untuk pengobatan alternatif untuk inflamasi, diabetes, antibakteri, & antioksidan. Potensi ekstrak Zingiber officinale var. Rosco sebagai antiviral terbukti secara in vitro melalui kultur Vero cell-line yang diinfeksi oleh Chikungunya virus (CHIKV), hasil eksperimen menunjukkan peningkatan viabilitas sel sebesar 51.0%. Penelitian in vitro dan in vivo menunjukkan senyawa bioaktif Gingerone/Gingerol dapat berpengaruh terhadap replikasi virus Influeza A melalui penghambatan overekspresi protein janus kinase (JAK) tipe 1 dan 2.

Penelitian in vitro dan in vivo sebelumnya tidak menggunakan Zingiber officinale var. Roscoe untuk penanganan infeksi MuV dan belum ditemukan obat antiviral MuV dari bahan alam, hal tersebut menunjukkan penelitian yang dilakukan oleh Nugraha et al., penting dilakukan untuk mengungkap potensi penghambatan replikasi MuV oleh senyawa bioaktif dari Zingiber officinale var. Roscoe.

Penelitian Nugraha et al., menjelaskan senyawa 6-shogaol dari Zingiber officinale var. Roscoe berpotensi sebagai antiviral MuV karena memiliki binding affinity lebih negatif dan dapat membentuk interaksi ikatan interaksi ikatan hidrogen, Van der Waals, dan alkyl pada binding domain protein target, kompleks molekul 6-shogaol_NP diprediksi bersifat fluktuatif stabil untuk memicu aktivitas inhibitor, namun hasil penelitian ini harus dibuktikan kembali melalui pendekatan in vivo dan in vitro untuk memperkuat bukti ilmiah.  

Penulis: Alexander Patera Nugraha

Link Artikel Penelitian: https://e-journal.unair.ac.id/MKG/article/view/35122