Universitas Airlangga Official Website

Terindeks Q2 di Scopus, Jurnal AJAR Targetkan Jadi Rujukan Para Peneliti Dunia

Sampul Jurnal AJAR (Sumber: emeraldgrouppublishing.com)

UNAIR NEWS – Jurnal AJAR (Asian Journal of Accounting Research) berhasil memperoleh indeks Q2 di Scopus. Hal ini sebagaimana disampaikan Iman Harymawan SE MBA PhD, editor-in-chief Jurnal AJAR, pada wawancara Minggu (26/6/2022).

Dosen Departemen Akuntansi Universitas Airlangga ini menyampaikan bahwa Jurnal AJAR memang sedari awal menargetkan untuk melakukan publikasi berskala internasional sejak pertama kali terbit pada tahun 2016. Guna merealisasikan hal tersebut, Jurnal AJAR menggandeng Emerald Group Publishing sebagai publisher untuk jurnal ini.

“Pada saat itu, saya bersama tim berdiskusi dan mengusulkan kita berkolaborasi dengan publisher internasional. Itu yang kita gandeng adalah Emerald,” tutur Iman. 

Ia menyampaikan bahwa dari kerja sama dengan publisher internasional ini, Jurnal AJAR mulai memperoleh visibilitas di skala internasional. “Banyak teman-teman editor di luar negeri dan pendidik luar negeri yang mendaftar untuk menjadi editor di Jurnal AJAR. Dari situ akhirnya banyak pilihan pengelola jurnal kan,” ujar Iman. 

Sekarang ini, Jurnal AJAR telah memiliki 12 orang associate editor, 2 orang international editorial advisory board, dan 23 orang consulting editor yang tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga dari negara Brunei Darussalam, Inggris, Amerika Serikat, Bahrain, Turki, Malaysia, dll.

Tidak berhenti sampai di sini, pada tahun 2019 Jurnal AJAR mendaftarkan diri di ABDC (Australian Business Deans Council), sebuah dewan yang beranggotakan sekolah-sekolah bisnis di Australia. “Dari situ kita semakin dikenal. Yang submit jurnal kita semakin banyak,” ungkap Iman.

Jurnal AJAR ini tidak hanya menerima artikel dari lingkup ilmu akuntansi saja, namun juga dari bidang keuangan (finance) sebagaimana pola publikasi jurnal di skala internasional. “Topik utamanya tetap accounting dan sub core-nya adalah finance,” jelas Iman.

Sekarang ini, Jurnal AJAR tengah berupaya menjaga kualitas publikasi di tengah semakin banyaknya artikel yang diterbitkan. “Karena itu kita punya strategi. Sekarang konferensi yang kita adakan tidak dikembangkan di Indonesia,” jelas Iman. Di tahun ini, konferensi Jurnal AJAR akan dilakukan di negara Bahrain dengan Ahlia University sebagai tuan rumah konferensi.

Pada akhir wawancara, Iman berharap agar Jurnal AJAR menjadi jurnal akuntansi yang menjadi rujukan para peneliti dunia untuk studi mengenai Asia. “Jadi, kalau ingin belajar akuntansi dari negara-negara di Asia atau developing countries salah satu jurnal rujukan utamanya adalah AJAR,” pungkasnya.

Penulis: Agnes Ikandani

Editor: Nuri Hermawan