UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Kapasitas Guru SMA Lombok dalam Deteksi Dini Masalah Kesehatan Mental serta Pengembangan Resiliensi Siswa melalui Aktivitas Fisik dan Pendidikan Karakter” pada Jumat (23/10/2026) di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan ini melibatkan Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Wilayah I Lombok sebagai mitra. Program ini bertujuan memperkuat kemampuan guru dalam mengenali tanda awal masalah kesehatan mental remaja serta mengembangkan resiliensi siswa melalui aktivitas fisik dan pendidikan karakter.
Pelatihan mencakup tiga materi utama, yaitu deteksi dini kesehatan mental bagi guru SMA, resiliensi dan pendidikan karakter remaja, serta aktivitas fisik untuk kesehatan mental. Materi deteksi dini membahas pengenalan tanda awal masalah kesehatan mental, penggunaan instrumen skrining sederhana, dan mekanisme pendampingan siswa.
Materi resiliensi berfokus pada pengelolaan stres, penguatan karakter, empati, dan kepemimpinan. Sementara itu, pelatihan aktivitas fisik membahas prinsip olahraga yang baik, benar, terukur, dan teratur, termasuk pengukuran denyut jantung serta penentuan intensitas latihan untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa.

“Terima kasih kepada Universitas Airlangga dan seluruh tim pengabdian atas ilmu yang diberikan. Kami berharap ilmu ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah sehingga memberikan dampak positif bagi kesehatan mental dan karakter siswa,” ungkap Muhammad Tauhid, guru SMAN 1 Gunungsari.
Program ini mendukung SDG 3 (good health and well being) dan SDG 4 (quality education) melalui promosi kesehatan mental dan penguatan lingkungan belajar yang suportif. Kegiatan ini merupakan bagian dari AIRCARE (Airlangga Integrated Community Health, Access, Response, and Equity).
Tim pelaksana terdiri atas Prof Dr Purwo Sri Rejeki dr MKes; Dr Fitri Andriani SPsi MPsi Psikolog; Prof Dr Lilik Herawati dr MKes; Eko Purwanto ST MM; dr Nabilah Izatunnisna; Faiq Amirul Hakim; Fadhilah Mahrus Tauhid; Nashruddin Abid; dan Nur Anindya Syamsudi.
Penulis: Fadhilah Mahrus
