UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama SDGs Center UNAIR menggelar konferensi internasional SDGs Connect: AUN-HPN di Gedung Garuda Mukti, Kampus MERR-C UNAIR, Rabu (14/10/2026). Lewat sub-kegiatan AUN-HPN Youth Project, para delegasi menampilkan inovasi promosi kesehatan untuk lingkungan kampus dan masyarakat.
Inovasi Kesehatan Mental Mahasiswa
Delegasi UNAIR yang diwakili oleh Ade Shendy Aulia Ashari dan Aulia Dwi Wijayanti dari S1 Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR memamerkan inovasi bertajuk Piece of Mind (PoM). Inovasi itu hadir sebagai solusi atas tingginya tekanan akademik dan paparan gawai pada mahasiswa.
PoM dirancang sebagai offline self-guided mental health promotion kit yang memuat fitur interaktif seperti guided journaling, reflection notes, emotional release box, hingga puzzle-based discovery. Kit ini menuntun mahasiswa melalui tujuh alur pengalaman The PoM Journey.
Shendy menjelaskan bahwa proyek ini berawal dari keprihatinan terhadap dinamika kehidupan kampus yang memicu stres. “Melalui PoM, kami menghadirkan media promosi kesehatan mental untuk membantu mengurangi screen time sekaligus memberi ruang bagi mahasiswa untuk bernapas sejenak,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pengujian terhadap 30 mahasiswa menunjukkan tingkat keterlibatan mencapai 92 persen serta meningkatkan rasa tenang peserta sebesar 1,53 poin. “Kami sangat berharap proyek ini tidak berhenti di ajang konferensi saja, melainkan dapat direalisasikan secara nyata di lingkungan kampus,” lanjut Shendy.

Edukasi Pertolongan Pertama PTM
Sementara itu, delegasi asal Vietnam, Le Van Hai Dang dari Vietnam National University Ho Chi Minh City, membawa proyek promosi kesehatan berbasis pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM). Inovasi ini berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan pemuda menghadapi kondisi darurat henti jantung (cardiac arrest).
Hai Dang menuturkan bahwa proyeknya dikemas melalui lokakarya interaktif berbasis adaptasi simulasi OSCE untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan Resusitasi Jantung Paru (CPR). “Tujuan utama kami adalah memberikan keterampilan praktis bagi generasi muda agar mampu melakukan tindakan CPR dengan tepat. Ini merupakan keterampilan pertolongan pertama yang sangat mendasar dan krusial,” ujar Hai Dang.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat panitia serta kelengkapan fasilitas modern selama berkegiatan di UNAIR. “Ajang SDGs CONNECT 2026 ini menjadi sarana pertukaran ilmu pengetahuan dan budaya yang sangat berkesan bagi seluruh delegasi ASEAN,” pungkasnya.
Penulis: M Yasir Dharmawan Diniy
Editor: Khefti Al Mawalia
