25 Februari 2026

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Lutut Wanita Memang Berbeda: Penelitian MRI Mengungkap Mengapa Cedera Patella Lebih Sering Terjadi pada Wanita

Penelitian terbaru mengenai anatomi lutut menunjukkan bahwa wanita memang memiliki struktur patellofemoral yang berbeda dari pria, dan perbedaan ini menjelaskan mengapa ketidakstabilan tempurung lutut lebih sering terjadi pada populasi wanita. Dalam studi yang dilakukan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, para peneliti menganalisis 86 hasil MRI lutut—45 pria dan 41 wanita—untuk mengidentifikasi perbedaan bentuk trochlea, posisi

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Pengaruh SOX17 dan TBX4 pada Hipertensi Arteri Paru CHD Anak

Hipertensi arteri paru (PAH) adalah gangguan vaskular kronis dan progresif yang ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam arteri paru. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penyakit jantung bawaan (CHD) pada pasien anak-anak, dengan kasus yang terkait dengan CHD menyumbang hampir 28 persen dari semua kasus PAH. Kondisi ini secara signifikan mempengaruhi kesejahteraan umum dan fungsi sehari-hari

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Studi Preeklampsia Indonesia (INAPRES)

Preeklampsia adalah salah satu masalah kesehatan paling berbahaya pada kehamilan, ditandai dengan tekanan darah tinggi yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi. Studi nasional terbaru yang diberi nama INAPRES meneliti lebih dari 6700 kehamilan dengan preeklampsia dari 30 rumah sakit di lima pulau besar Indonesia selama tahun 2022–2023. Ini adalah penelitian terbesar yang pernah dilakukan

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Hubungan Respon Imunologis Vaksin Covid-19 dan Status HIV Berdasarkan Jumlah CD4 dan Virus

Selama pandemi COVID-19 kelompok orang dengan masalah kekebalan menjadi salah satu yang paling rentan. Anak-anak dengan HIV termasuk contoh yang paling riskan mengalami kejadian sakit berat apabila terkena penyakit tersebut. Kelompok ini memerlukan perlindungan vaksin. Berbagai penelitian di masa lalu mengungkapkan bahwa kelompok dengan gangguan kekebalan seperti anak HIV berespon kurang baik terhadap imunisasi. Kedua

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Studi Komparatif Peran Ayah dan Ibu dalam Kelengkapan Imunisasi pada Anak Usia 0–18 Bulan

Imunisasi adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya seperti campak, difteri, polio, dan hepatitis. Namun di Indonesia masih banyak anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal. Kondisi ini meningkatkan risiko anak terkena penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. Sebuah penelitian yang dilakukan di Surabaya dan Sumenep, Madura mencoba menjawab

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Tinjauan tentang Gejala COVID-19 yang Berlanjut pada Anak dan Remaja : Kekurangan Data dari Negara Berkembang dan Pengaruh Varian Virus

COVID-19 bukan hanya sakit yang langsung sembuh. Pada sebagian orang, termasuk anak-anak dan remaja, gejalanya bisa terus terasa selama berbulan-bulan setelah terinfeksi. Kondisi ini sering disebut Long COVID. Selama ini, kebanyakan penelitian tentang Long COVID dilakukan pada orang dewasa dan di negara-negara maju. Padahal, informasi dari negara berkembang, termasuk tentang anak dan remaja, masih sangat

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Evaluasi selama satu bulan terhadap keamanan dan kemampuan merangsang kekebalan dari vaksin tifoid Vi‑DT (Bio‑TCV®) pada orang Indonesia usia 6 bulan sampai 45 tahun: Uji klinis fase III

Demam tifoid adalah penyakit serius yang sering terjadi di negara berkembang. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi dan dapat menimbulkan demam tinggi, sakit perut, serta komplikasi berat bila tidak ditangani dengan baik. Vaksin merupakan cara pencegahan yang penting, tetapi vaksin yang cocok untuk anak kecil belum tersedia luas. Oleh karena itu, penelitian ini mengevaluasi

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Lingkungan, Stres, dan Polusi: Faktor Tersembunyi di Balik Kelahiran Prematur

Kelahiran prematur—bayi lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu—masih menjadi penyebab utama kematian dan gangguan tumbuh kembang bayi di seluruh dunia. Selama ini, risiko kelahiran prematur sering dikaitkan dengan faktor medis seperti riwayat persalinan sebelumnya atau infeksi. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa lingkungan dan kondisi hidup ibu sejak sebelum hamil hingga melahirkan memiliki peran yang sangat

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Peranan Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio Sebagai Tes Darah Sederhana yang Dapat Membantu Mendeteksi Infeksi Plasenta pada Kondisi Ketuban Pecah Dini

Preterm Premature Rupture of Membranes (PPROM), atau ketuban pecah dini sebelum usia kehamilan 37 minggu, merupakan kondisi yang membawa tantangan besar dalam praktik kebidanan. Meskipun angka kejadiannya hanya sekitar 3–5 persen dari seluruh kehamilan, kondisi ini menjadi penyebab hampir 40 persen kelahiran prematur. Salah satu komplikasi yang paling serius dan ditakuti pada PPROM adalah chorioamnionitis,

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Tes Darah Ibu dan USG: Kombinasi Penting untuk Deteksi Dini Kelainan Janin

Kemajuan teknologi kedokteran kini memungkinkan kelainan genetik dan struktur janin dideteksi lebih dini, aman, dan akurat. Salah satu terobosan besar adalah Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT), yaitu pemeriksaan darah ibu hamil untuk menilai risiko kelainan kromosom pada janin tanpa tindakan invasif. NIPT bekerja dengan menganalisis DNA janin yang beredar dalam darah ibu (cell-free fetal DNA). Pemeriksaan