Sesi foto bersama para pemenang kompetisi Glass of Champion 2026 bersama dewan juri dan panitia. (Foto: Narasumber)

Penuhi Proyek MICE, Mahasiswa Manajemen Perhotelan UNAIR Sukses Gelar Glass of Champion 2026

52 Views•3 minutes read

UNAIR NEWS – Banyak yang mengira sebuah event besar berskala kompetisi profesional di mal adalah karya Event Organizer (EO) eksternal berbayar mahal. Fun fact-nya, seluruh operasional Glass of Champion 2026 mulai dari saat brainstorming ide, berburu vendor, menggaet sponsor, hingga berkolaborasi dengan juri nasional murni dieksekusi oleh mahasiswa Manajemen Perhotelan UNAIR angkatan 2023 kelas DN-1.

Perhelatan acara ini sebagai pemenuhan proyek mata kuliah Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) yang berdasar pada hasil brainstorming ide kelompok. Tidak hanya itu, substansi acara ini juga selaras dengan praktik mata kuliah BAR, di mana mahasiswa mendapat tantangan langsung untuk mengelola seluruh aspek manajemen acara mulai dari mencari vendor, juri, narasumber, hingga menjalin kerja sama dengan pihak sponsor.

Edukasi Inovasi Minuman pada Hari Pertama

Rangkaian agenda berawal pada Sabtu, (9/5/2026), dengan mengusung tema “From Classic Foundations to Modern Creations.” Hari pertama berfokus pada pengayaan wawasan melalui seminar interaktif yang menghadirkan M. Hazazi Ajik selaku Brand Ambassador MONIN. Dalam pemaparannya, ia membagikan strategi eksplorasi minuman, inovasi beverage modern, hingga pentingnya aspek branding di industri Food and Beverage saat ini. 

Suasana semakin meriah ketika memasuki sesi live bar demo, di mana peserta mereplikasikan pembuatan mocktail langsung di atas panggung. Titik Kusnenti, salah satu guru pendamping peserta, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan nilai tambah yang luar biasa karena memberikan pengalaman berharga bagi siswa yang tidak mereka dapatkan hanya dari dalam kelas. “Event ini bisa jadi tambahan pengetahuan yang sangat berharga bagi mereka. Pengalaman ini yang tidak akan mereka dapatkan saat di dalam kelas,” ujarnya.

Persaingan Ketat Racikan Orisinal di Lagoon Mall

Memasuki hari kedua yang berlangsung pada Sabtu (23/5/2026), atmosfer kegiatan berubah menjadi ajang kompetisi yang penuh persaingan di Lagoon Mall. “Kami ingin peserta merasakan atmosfer kompetisi profesional yang sesungguhnya. Maka, aspek regulasi seperti pengumpulan resep dan sterilisasi produk sponsor kami perketat sejak awal,” ujarnya salah satu panitia.

Salah satu peserta bernama Selena mengakui ketatnya persaingan di atas panggung. Ia mengaku sangat gugup namun merasa tertantang karena seperti sedang berada di situasi ujian di dunia nyata. “Jujur deg-degan banget, tapi justru itu yang bikin seru. Rasanya seperti diuji langsung di dunia nyata,” ungkap Selena

Tantangan Misteri dan Penentuan Juara Grand Final

Keseruan memuncak saat enam finalis terbaik melangkah ke babak grand final untuk menghadapi mystery box challenge. Di babak ini, kreativitas mereka diuji secara spontan. Babak penentuan berlangsung melalui format open service individual yang menuntut performa racikan dan presentasi terbaik di hadapan juri dan penonton.

Setelah melalui penilaian kumulatif yang ketat, dewan juri secara resmi mengumumkan para pemenang kompetisi Glass of Champion 2026. Keberhasilan pelaksanaan acara ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa Manajemen Perhotelan UNAIR dalam mengeksekusi sebuah event kreatif yang kompetitif.

Penulis: Fauziah Laili Romadhon 

Editor: Ragil Kukuh Imanto

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top