UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR), Theofilus Vebriano, berhasil lolos ke babak final nasional Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satria Data) 2026. Ia sukses melaju pada cabang kompetisi National Statistics Competition (NSC), uji pemahaman teori dan analisis statistika secara mendalam.
Pencapaian tersebut tidaklah instan, mengingat NSC merupakan salah satu cabang olimpiade yang menuntut penyelesaian studi kasus kompleks dalam durasi terbatas. Meskipun sempat gagal 2 tahun berturut turut, namun keberhasilannya menjadi bukti konsistensi dan komitmen perjuangannya di bidang data sains.
Dedikasi Tinggi di Tengah Kesibukan Akademik
Perjalanan Theo menuju babak final diselingi dengan tantangan manajemen waktu antara persiapan kompetisi dan penyusunan skripsi. Demi menjaga performa, ia membagi fokus pembelajaran secara bergantian setiap hari.
“Persiapan babak semifinal cukup menantang karena saya harus membagi waktu secara disiplin antara pengerjaan skripsi dan mendalami materi NSC. Saya mempelajari metode teoretis yang kompleks dari jurnal dan disertasi agar dapat menghasilkan analisis data yang presisi,” ungkapnya.
Olah Strategi
Theo memaparkan bahwa untuk menghadapi tingkat nasional, ia menerapkan metode belajar mandiri dengan menulis ulang formulasi teori dan melakukan simulasi perhitungan secara rutin.
“Saya mengulang kembali konsep dasar hingga analisis tingkat lanjut secara mandiri dengan cara menuliskan ulang formulasinya. Dukungan dosen pembimbing dan fasilitas pelatihan dari fakultas sangat membantu saya dalam mematangkan persiapan konsep maupun mental presentasi,” ujarnya.
Babak final nasional Satria Data 2026 akan berlangsung pada Senin-Rabu (26–28/10/2026) di Universitas Diponegoro. Mengingat ini merupakan percobaan ketiganya, Theo berharap dapat memberikan hasil terbaik bagi almamater.
Di akhir, Ia membagikan pesan bagi seluruh mahasiswa yang ingin mencoba berkompetisi di ajang serupa. “Jangan pernah takut gagal dan jangan berhenti belajar, kesempatan tidak datang dua kali. Jadi, tetaplah berusaha maksimal serta berserah diri pada tuhan atas apa pun hasilnya,” pungkasnya.
Penulis : Maulya Afifah Zahra
Editor : Ragil Kukuh Imanto
