UNAIR NEWS – Organisasi Bidikmisi dan KIP-Kuliah FIKKIA Universitas Airlangga (AUBMO) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk AUBMO Mengajar × Abdi Isun 2026 di Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung selama Oktober 2026 ini mengusung edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kebersihan diri dan lingkungan, serta gizi seimbang bagi peserta didik jenjang TK, SD, dan SMP.
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak serta remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Melalui pembelajaran sesuai jenjang pendidikan, AUBMO mendorong peserta menerapkan kebiasaan hidup sehat di sekolah maupun rumah.

Edukasi Kesehatan dalam Empat Pertemuan
AUBMO Mengajar berlangsung dalam empat pertemuan, yaitu pada 3, 10, 17, dan 24 Oktober 2026, dengan frekuensi satu kali setiap pekan. Pada jenjang TK, peserta memperoleh materi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), cara menggosok gigi yang benar, makanan sehat dan bergizi, serta kebersihan diri dan lingkungan sekolah.
Peserta didik SD mempelajari PHBS, CTPS, kebersihan diri, serta pengelolaan sampah melalui konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R). Sementara itu, peserta didik SMP memperoleh edukasi gizi seimbang, zat gizi makro dan mikro, penyusunan menu sehat, pemahaman label pangan, serta pembuatan buku menu.
Pelaksanaan program melibatkan panitia AUBMO, volunteer, pihak sekolah, dan siswa sebagai sasaran kegiatan. Persiapan mencakup perencanaan program kerja, pembagian tugas, penyusunan materi pembelajaran, serta koordinasi dengan pihak sekolah.

Abdi Isun Jadi Puncak Kreativitas Peserta
Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya melalui Abdi Isun pada 25 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi wadah peserta menampilkan hasil lokakarya selama AUBMO Mengajar, seperti poster makanan bergizi dan kerajinan dari sampah bekas. Selain pagelaran kreativitas, rangkaian acara juga menghadirkan lomba memasak yang diikuti anak-anak MTs serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Selain edukasi dan kegiatan kreatif, rangkaian acara ini juga mencakup Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kehadiran orang tua, pihak sekolah, camat, dan lurah menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini,” ungkap M. Fikri Dwi Amirulloh selaku Ketua Pelaksana.
Evaluasi untuk Keberlanjutan Program
Tim mengevaluasi kegiatan melalui pengamatan keaktifan peserta, pemahaman materi, serta kemampuan menjawab pertanyaan dan mempraktikkan materi. AUBMO juga menggunakan pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi.
“Melalui AUBMO Mengajar × Abdi Isun 2026, kami berharap adik-adik dapat menerapkan pengetahuan tentang kebersihan diri, pengelolaan lingkungan, dan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga berharap evaluasi serta kerja sama dengan pihak sekolah dan masyarakat dapat menjadi dasar untuk mengembangkan program pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Setia Yesica selaku Koordinator Lapangan.
Penulis: Zahwa Yasmina Fajri
Editor: Ragil Kukuh Imanto
