UNAIR NEWS – Mahasiswa kedokteran hewan dari 14 universitas di Indonesia menggelar pemeriksaan kesehatan ternak, penyuluhan vaksinasi, serta workshop pembuatan pakan tambahan bagi masyarakat Desa Pesanggaran, Banyuwangi. Ketiga program tersebut menjadi rangkaian Pengabdian Masyarakat Nasional (PengMasNas) Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (PB IMAKAHI) pada 30 Oktober–1 November 2026.
Mengusung tema “Sesarengan Ngebyangun, Sesarengan Migunani”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan, pencegahan penyakit, dan pemenuhan nutrisi ternak. Program tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu kedokteran hewan secara langsung melalui pengabdian kepada masyarakat.

Periksa Kesehatan dan Edukasi Pencegahan Penyakit Ternak
Salah satu program utama adalah Medical Check Up (MCU) hewan yang berlangsung melalui pemeriksaan langsung oleh dokter hewan bersama mahasiswa kedokteran hewan. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan ternak sekaligus mendeteksi kemungkinan gangguan kesehatan sejak dini.
Selain itu, tim juga memberikan penyuluhan vaksinasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyakit pada hewan, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Penyuluhan vaksinasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyakit pada hewan, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” ujar Ridho Dwi Puji Astuti, selaku Sekretaris Kegiatan.
Praktik Pembuatan Pakan Tambahan Berbahan Lokal
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini menghadirkan workshop pembuatan Urea Molasses Block (UMB), Urea Molasses Multinutrient Block (UMMB), dan mineral block. Peserta memperoleh penjelasan mengenai pemanfaatan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menghasilkan pakan tambahan bernutrisi.
Workshop berlangsung melalui praktik langsung bersama masyarakat. Melalui kegiatan ini, peternak diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan tambahan untuk mendukung pemenuhan nutrisi, pertumbuhan, serta produktivitas ternak.

Libatkan 14 Universitas dan Masyarakat Setempat
PengMasNas HMKH x IMAKAHI 2026 melibatkan 85 delegasi mahasiswa dari 14 universitas, 84 panitia, serta 95 warga sebagai sasaran penyuluhan. Kegiatan berlangsung di empat dusun Desa Pesanggaran, yakni Krajan, Ringinmulyo, Ringinagung, dan Ringinsari.
“ Masyarakat menyambut baik pemeriksaan kesehatan dan penyuntikan vitamin pada ternak. Sebelumnya, kami masih jarang mendapatkan penyuluhan maupun pelayanan kesehatan ternak secara langsung. Karena itu, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para peternak.” Ujar Marcella Dwi Sasqiya, salah satu anggota pengabdian masyarakat
Tim mengevaluasi kegiatan melalui pencatatan hasil pemeriksaan, jumlah hewan yang diperiksa, dan kehadiran peserta penyuluhan. Kegiatan ini diharapkan mendorong masyarakat menerapkan pengetahuan kesehatan ternak dan memanfaatkan pakan lokal secara berkelanjutan.
Penulis: Zahwa Yasmina Fajri
Editor: Ragil Kukuh Imanto
