Universitas Airlangga Official Website

Bahas Cyber Notary, Mahasiswi S2 Kenotariatan Juara III Lomba Esai Nasional

Amaliah Aisyah, Mahasiswi S2 FH UNAIR Peraih Juara III Lomba Esai Nasional. (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Bahas cyber notary, mahasiswi S2 Magister Kenotariatan Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil menyabet Juara III Lomba Esai Nasional Gadjah Mada Notary Competition 2023. Lomba yang terselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Notaris Universitas Gadjah Mada pada 18 November 2023.

Mahasiswi tersebut bernama Amaliah Aisyah Kamaru. Melalui wawancara dengan UNAIR NEWS pada Jumat (24/11/2023), Amaliah mengaku ini merupakan kali pertama ia mengikuti lomba esai.

“Sebelumnya saya tidak pernah ikut lomba esai, hanya pernah mengikuti national moot court competition dan contract drafting competition,” ungkap Amaliah.

Kendati lomba esai Gadjah Mada Notary Competition ini dapat ia ikuti secara berkelompok, tetapi Amaliah mengikuti lomba tersebut secara individu. Ia bercerita persiapan lomba yang cukup sulit baginya karena harus membagi waktu dengan mengerjakan proposal tesis dan mengurus bayinya.

“Setelah seminar proposal tesis saya rampung, saya baru mengerjakan esai untuk lomba ini,” ujarnya.

Esainya yang berjudul “Peluang dan Perlindungan Hukum Notaris dalam Penerapan Cyber Notary” itu membahas peluang cyber notary yang meningkat semenjak pandemi COVID-19. Cyber notary, ucap Amaliah, seharusnya teratur dalam perubahan Undang-Undang Jabatan Notaris atau aturan lanjutan lainnya karena cyber notary memberikan perlindungan bagi notaris untuk mengecek identitas para penghadap langsung secara resmi yang terhubung dengan data Dukcapil.

“Konsep cyber notary ini sesuai dengan adagium hukum het recht hinkt achter de faiten aan yang berarti hukum senantiasa tertatih-tatih mengejar perubahan zaman, sehingga hukum seharusnya mengikuti perkembangan zaman yang ada,” tutur Amaliah.

Konsep cyber notary juga, lanjutnya, dapat menghindarkan dari hal-hal yang membuat notaris dipidana karena penipuan, pemalsuan, atau keterangan palsu.

Amaliah merasa mengikuti lomba esai memberikannya pelajaran terkait time management dan skala prioritas. Terlebih, ia merupakan satu-satunya peserta individu.

Sebagai penutup, Amalia membagikan tips untuk menulis esai. Ia menyarankan agar sering berkonsultasi dengan dosen yang ahli dalam topik lomba esai yang diikuti.

“Dalam menyusun esai, jangan lupa untuk menerapkan aturan yang sesuai dan menunjang judul esai, serta menggunakan fakta hukum yang dapat mendukung saran dan solusi esai,” pungkasnya. (*)

Penulis : Dewi Yugi Arti

Editor : Nuri Hermawan