UNAIR NEWS – Tujuh mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) mengikuti kegiatan Pelayanan Kesehatan Ternak 2026 bertajuk Sinergi Mengabdi Sehatkan Sapi Bali. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Minggu (11/10/2026) di Universitas Udayana, Bali.
Tujuh delegasi yang tergabung dalam Kelompok Minat Profesi Veteriner (KMPV) antara lain Madinah Salsabillah Wahid, Ramadhan Aulia Rahman, Dhea Ediand Widiasakti, Mohamad Riski Firdaus, Nurhalizah, Aisa Mentari Nurdiati, dan Muhammad Raihan Asmoro. Mereka berkesempatan menerapkan keterampilan praktik kedokteran hewan dan memberikan pelayanan pada 429 ekor sapi.

Belajar Edukasi Peternak
Madinah, salah satu perwakilan delegasi, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan ternak terbagi menjadi sepuluh kelompok yang ditempatkan di banjar berbeda. Setiap kelompok memberikan pelayanan berupa penyuntikan vitamin pada sapi serta edukasi mengenai pemeliharaan kesehatan ternak dengan pendampingan dari dokter hewan.
“Menurut saya, kegiatan ini menjadi pengalaman yang menarik karena kami bisa mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari sekaligus mengetahui tantangan yang dihadapi saat memberikan pelayanan kesehatan ternak secara langsung,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa terdapat salah satu tantangan yang ia hadapi selama kegiatan yakni melakukan penanganan sapi Bali. Menurutnya, mahasiswa perlu menyesuaikan teknik penanganan dengan karakteristik dan respons sapi yang berbeda dari sapi yang biasa mereka jumpai di Jawa Timur.
“Pengalaman menangani sapi Bali menjadi pembelajaran tersendiri bagi kami. Kami harus mampu menyesuaikan teknik handling agar penanganan tetap aman, baik bagi petugas maupun ternak, serta memperhatikan kesejahteraan hewan,” jelasnya.
Dorong Kesehatan Ternak
Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para delegasi untuk mengenal budaya dan kebiasaan peternak setempat. Peluang ini menjadi pembelajaran dalam memberikan edukasi kesehatan ternak kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Medi berharap pelayanan yang telah hadir dapat membantu menjaga kesehatan ternak sekaligus meningkatkan kesadaran peternak mengenai pentingnya perawatan secara rutin.
“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung agar semakin banyak peternak yang memperoleh edukasi tentang kesehatan ternak. Bagi kami sebagai mahasiswa, pengalaman ini juga menjadi bekal untuk mengembangkan keterampilan dan wawasan di bidang kedokteran hewan,” pungkasnya.
Penulis : Maulya Afifah Zahra
Editor : Ragil Kukuh Imanto
