Selasa 27 Januari 2026 Prof. Dr. Tri Wahyu Suprayogi, drh., M.Si. dosen FKH Unair melakukan kunjungan mahasiswa PKL PPDH Gel 44 di Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi. Dalam kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Dinas bapak Ir. Danang Hartanto, S.T. serta didampingi oleh Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nanang Sugiarto, MSi. Kedatangan pihak FKH bertujuan untuk silahturahmi, monitoring dan evaluasi kegiatan PKL PPDH Gel 44, meningkatkan kerjasama antar instansi serta meningkatkan keberadaan profesi dokter hewan di tengah warga petani peternak di Banyuwangi. Dalam pembicaraan tersebut bapak Kadis mengatakan adanya mahasiswa PKL PPDH FKH Unair sangat membantu dalam kegiatan pelayanan kesehatan hewan di wilayah Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi. Ada beberapa kegiatan pelayanan kesehatan hewan, antara lain pelaksanaan vaksinasi PMK, pengobatan parasit baik endo maupun ektoparasit, serta penanganan dan pengobatan reproduksi pada sapi betina. Penanganan prolapsus vaginae telah dilakukan oleh dokter hewan setempat dibantu oleh mahasiswa PKL PPDH, serta pengobatan reproduksi berupa kegagalan kebuntingan setelah di Inseminasi Buatan, hal ini sesuai dengan SDGs 2 yaitu tentang tidak adanya kelaparan, karena bila sapi betina dilakukan perkawinan kemudian tidak bunting bisa menyebabkan penurunan populasi ternak yang dapat mengakibatkan penurunanan protein hewani.
Lebih jauh bapak Kadis mengatakan, mengingat wilayah kerja Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi (BWI) sangat luas, terdiri dari 11 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) maka pihak BWI meminta untuk menambah jumlah mahasiswa yang PKL Ternak Besar di BWI, sekarang hanya 1 kelompok yang berjumlah 6 orang kalau bisa penerjunan berikutnya ditambah 2 kelompok lagi, sehingga pelayanan kesehatan hewan di wilayah kerja dinas bisa terlayani srmua tidak harus menunggu terlalu lama. Setelah diskusi di kantor Dinas, maka dilanjutkan kunjungan ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Rogojampi, disana kami diterima oleh drh Arif selaku kepala Puskeswan Rogojampi. Dalam kesempatan tersebut kami berdiskusi tentang kasus-kasus yang ditangani mahasiswa PKL PPDH, antara lain Myiasis cutaneus, Scabiosis, BEF, Orf, Retensio plasenta, Prolaps vagina, Distokia, Penanganan pedet dan induk post partus dan Hipokalsemia. Selain penanganan ternak besar mahasiswa PKL juga menangani Kesehatan dan pengobatan hewan kesayangan. Ternyata informasi yang didapat dari Kepala Puskeswan Rogojampi drh. Arif sangat membanggakan kami sebagai dosen pembimbing, karena mahasiswa PPDH FKH Unair sangat cekatan dan terampil dalam membantu sekaligus menangani pengobatan hewan sakit.
Terakhir kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Kadis dan bapak Kabid dinas Pertan BWI dan semua dokter hewan yang terlibat dalam membimbing serta telah bersedia menerima mahasiswa PKL PPDH Gel 44 FKH Unair, semoga kegiatan ini terus berlanjut dan membawa dampak positif bagi warga, instansi serta peningkatan populasi ternak di wilayah kerja Dinas Pertanian dan Pangan (Dipertan) BWI.
Penulis
Prof. Dr. Tri Wahyu Suprayogi, drh., M.Si.
Divisi Reproduksi Veteriner FKH Unair




