Kajian Keilmiahan Mahasiswa KAKEMA Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga FPK UNAIR menyelenggarakan welcome party dalam rangka menyambut kepengurusan baru periode 2026 pada 12 Februari 2026 di JavaCafe Kecamatan Gubeng Surabaya. Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk membangun kebersamaan serta menyatukan visi organisasi dalam menjalankan program kerja berbasis keilmuan perikanan dan kelautan.
Sebagai organisasi mahasiswa yang berfokus pada pengembangan akademik, lingkungan, dan budidaya perikanan, KAKEMA memandang proses adaptasi kepengurusan baru sebagai tahap penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Welcome party dirancang tidak hanya sebagai ajang perkenalan, tetapi juga sebagai ruang interaksi yang mendorong komunikasi terbuka dan kolaborasi antaranggota.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa aktif FPK UNAIR yang tergabung dalam struktur kepengurusan 2026. Acara dikemas secara santai melalui berbagai permainan interaktif yang bertujuan mencairkan suasana dan mempercepat proses saling mengenal.
Ketua KAKEMA periode 2026 Aditya Jayawardhana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi perjalanan organisasi ke depan.
“Sebenarnya welcome party pada umumnya hanyalah acara penyambutan biasa namun kegiatan kemarin terasa istimewa karena adanya berbagai permainan yang mampu mencairkan suasana sehingga para anggota dengan mudah saling berkenalan dan membangun keakraban. Sebagai ketua saya merasa sangat senang serta bangga melihat mereka dapat berbincang dengan hangat bercanda bersama dan menikmati kebersamaan tanpa rasa canggung. Bagi saya ini menjadi awal terbentuknya rasa kekeluargaan serta fondasi kekompakan dalam organisasi ke depannya.”
Suasana hangat yang tercipta menunjukkan antusiasme anggota dalam membangun relasi yang produktif. Interaksi lintas program studi menjadi modal awal dalam memperkuat koordinasi program kerja organisasi.
Sebagai bagian dari lingkungan akademik FPK UNAIR, penguatan organisasi mahasiswa berkontribusi pada pembentukan karakter kepemimpinan, komunikasi tim, serta kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan sektor perikanan dan kelautan. Solidaritas internal yang terbangun diharapkan mendukung pelaksanaan kegiatan ilmiah, diskusi akademik, hingga kolaborasi riset mahasiswa.
Lanjut membaca di part berikutnya




