Langkah strategis terus diambil Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) dalam mempertegas posisinya sebagai School of Collaborative Leadership. Sehari pasca-pelaksanaan yudisium daring, tepatnya pada Sabtu (7/2/2026), Wakil Direktur Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Sekolah Pascasarjana UNAIR, Prof. Dr. Drs. H. Jusuf Irianto, M.Com., didampingi Kasubag Akademik Farid Andriansyah Zakaria, S.Kom., M.PSDM melakukan kunjungan kerja penting ke kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Direktur Pascasarjana IPDN sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI), Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., CIGS., GILC. Pertemuan dua pakar ini bukan sekadar silaturahmi akademik, melainkan sebuah langkah konkret dalam rencana pembukaan Program Doktor (S3) Ilmu Pemerintahan di Sekolah Pascasarjana UNAIR di Jakarta.

Menjawab Kebutuhan Bangsa
Rencana pembukaan program doktoral ini dilandasi oleh tingginya kebutuhan akan ahli dan praktisi pemerintahan yang memiliki kedalaman analisis teoretis serta ketangkasan praktis. Di tengah dinamika geopolitik dan transformasi tata kelola publik, Indonesia memerlukan lebih banyak pemikir tingkat doktor yang mampu merumuskan kebijakan berbasis data dan inovasi.
Hal ini menegaskan Sekolah Pascasarjana UNAIR berkomitmen membangun ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berdampak langsung pada daya saing bangsa. Semangat Collaborative Leadership menjadi nyawa dalam program ini, di mana kepemimpinan masa depan harus dibangun di atas fondasi kolaborasi lintas sektor.
Inspirasi dari Bangku Kuliah
Ekspansi program studi strategis seperti Ilmu Pemerintahan, menjadi bukti nyata bahwa Sekolah Pascasarjana UNAIR terus bertransformasi menjadi kawah candradimuka bagi para pemimpin bangsa.
Melalui kolaborasi dengan IPDN dan penguatan kurikulum berbasis dampak, Sekolah Pascasarjana UNAIR optimistis dapat mencetak lulusan yang mampu membawa birokrasi dan pemerintahan Indonesia ke level dunia.




