Universitas Airlangga Official Website

Gandeng Warga Cepokolimo, GERDES Jilid XI Resmi Dibuka

Pembukaan Gerakan Bangun Desa (GERDES) Jilid XI BEM UNAIR 2026 di Desa Cepokolimo, Pacet, Mojokerto (Foto: PDD GERDES XI)

UNAIR NEWS – Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM Universitas Airlangga (UNAIR) resmi membuka program pengabdian tahunan Gerakan Bangun Desa (GERDES) Jilid XI 2026 pada Senin (3/8/2026). Berlangsung di Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pembukaan ini menandai mulainya rangkaian pengabdian yang dipusatkan di Dusun Pasinan dan Dusun Soso hingga 10 Agustus mendatang.

Sinergi mahasiswa dan masyarakat ini diawali secara simbolis melalui pemotongan tumpeng oleh perwakilan Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UNAIR, Moch Zacky Zoehdi SSos MA bersama Kepala Desa Cepokolimo, Mahfud Sulaiman, dan jajaran pimpinan BEM UNAIR.

Langkah BEM UNAIR ini mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Desa Cepokolimo. Kepala Desa Cepokolimo, Mahfud Sulaiman, menyatakan kesiapan pihak desa untuk mendampingi dan mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa.

Dalam wawancara terpisah, Mahfud menyampaikan harapannya terhadap kehadiran para mahasiswa. “Kehadiran adik-adik mahasiswa di Desa Cepokolimo kami harapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi warga. Melalui berbagai pelatihan dan pendampingan yang dibawakan, semoga ada keterampilan baru yang bisa diserap warga. Sehingga mampu menambah penghasilan keluarga dan menggerakkan potensi ekonomi desa,” tutur Mahfud.

Ketua Pelaksana GERDES 2026, Yogi Ramadani, menekankan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai proses belajar dua arah antara mahasiswa dan masyarakat. Bukan sekadar hubungan satu arah.

“Selain ingin memberikan kontribusi, kami juga datang ke sini untuk belajar bersama masyarakat. Kami menyadari bahwa masyarakat Dusun Pasinan dan Dusun Soso memiliki banyak pengetahuan lokal dalam mengelola potensi desa. Harapan kami, dari proses belajar bersama ini lahir program yang benar-benar bermanfaat dan sesuai kebutuhan warga,” ungkap Yogi.

Selama agenda pengabdian, tim mahasiswa akan mendampingi dan mengeksekusi berbagai program kerja unggulan. Di antaranya penyediaan pupuk gratis, inovasi alat pemupukan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis (Dental Mission & MCU).

Tak hanya program fisik dan sosial, GERDES Jilid XI juga membawa terobosan teknologi tepat guna untuk mendukung infrastruktur desa. Salah satu fokus utamanya adalah instalasi Panel Surya di Dusun Pasinan guna menyediakan sumber energi terbarukan untuk penerangan jalan umum, sehingga dapat menekan biaya operasional jangka panjang.

Di sektor ekonomi dan lingkungan, mahasiswa UNAIR turut menggelar pelatihan kewirausahaan produk lokal, gerakan budidaya maggot untuk pengelolaan sampah organik, hingga penguatan branding potensi wisata Puthuk Sempu. Rangkaian program keberlanjutan ini harapannya tidak hanya menyelesaikan tantangan jangka pendek, tetapi juga membekali warga Desa Cepokolimo dengan kemandirian ekonomi dan kelestarian lingkungan di masa depan.

Penulis: Anggi Dwi Ayu Nurmala

Editor: Yulia Rohmawati