UNAIR NEWS – Kerja sama Universitas Airlangga (UNAIR) dengan OIC-COMSTECH (Organization of Islamic Cooperation-Standing Committee for Scientific and Technological Cooperation) semakin menguat. Salah satu bentuk kerja sama itu ditandai dengan peresmian kantor OIC-COMSTECH di Sekretariat WUACD, ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B UNAIR.
Tidak hanya soal peresmian kantor. Kerja sama UNAIR dengan OIC-COMSTECH yang berpusat di Pakistan ini juga mendatangkan berbagai keuntungan bagi kedua belah pihak. Khususnya di bidang diplomasi. Kerja sama tersebut juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pakistan.
Peluang Kerja Sama Akademik
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, HE Zahid Hafeez Chaudhri menerangkan bahwa Pakistan membuka peluang besar bagi warga Indonesia, khususnya UNAIR, untuk melakukan riset internasional. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang pendidikan dan medis. Sehingga kerja sama ini juga akan membuka pintu lebar bagi riset bersama, pertukaran dosen (faculty exchange), serta mobilitas mahasiswa UNAIR.
“Kita membuka lebar pertukaran fakultas, riset bersama, dan mobilitas mahasiswa. Di sektor kesehatan, dokter-dokter Pakistan akan datang ke Indonesia untuk membantu pelayanan. Begitu juga sebaliknya, untuk mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga,” paparnya.
Posisi Geopolitik
Tidak hanya diplomasi pendidikan, baik Indonesia maupun Pakistan yang dalam hal ini diwakili UNAIR dan OIC-COMSTECH, juga membuka kerja sama untuk menghadapi isu geopolitik. Baik Indonesia maupun Pakistan, keduanya adalah negara dengan populasi muslim yang besar.
Dubes Zahid menegaskan bahwa kekuatan demografi yang masif ini harus dikonversi menjadi pengaruh nyata di panggung global. Oleh karena itu, kolaborasi antara Pakistan dengan UNAIR ini harus disambut baik oleh masyarakat.
“Masyarakat harus melihat bahwa kerja sama antara Kedutaan Besar Pakistan dengan Universitas Airlangga akan membawa dampak luas terutama bagi mahasiswa UNAIR yang ingin ke Pakistan untuk melakukan riset,” tegasnya.
“Silahkan anggap Pakistan sebagai rumah kedua Anda. Kami menantikan kehadiran civitas academica Universitas Airlangga di sana,” pungkasnya.
Penulis: Fauziah Laili Romadhon
Editor: Yulia Rohmawati





