Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Korelasi Biomarker Pajanan Benzena dan Metabolit 8-OHdG sebagai Biomarker Kerusakan DNA         

24 Views•1 minutes read

Paparan benzena yang terjadi di lingkungan atau lingkungan kerja dapat menyebabkan keganasan, terutama leukemia. Keganasan dimulai dengan kerusakan DNA, dan salah satu biomarkernya adalah 8-hidroksi-2-deoksi-Guanosin (8-OHdG). Tujuan: Studi ini bertujuan untuk meneliti dan merangkum hubungan antara biomarker paparan benzena dan metabolit 8-OHdG sebagai biomarker kerusakan DNA. Bahan dan metode: Studi ini dipandu oleh metode Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Studi dikumpulkan dari 3 basis data (PubMed, ScienceDirect, dan ProQuest) pada tanggal 28 Juli 2024. Uji heterogenitas, perhitungan efek ringkasan, dan pemeriksaan bias studi dilakukan menggunakan JASP Statistics versi 0.19.0. Hasil: Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara paparan benzena dan metabolit 8-OHdG dengan kekuatan korelasi sedang. Kesimpulan: Terlepas dari heterogenitas dalam desain penelitian dan ukuran efek, data menunjukkan bahwa individu yang terpapar benzena memiliki risiko kerusakan DNA yang lebih tinggi sebagaimana dibuktikan oleh biomarker metabolit 8-OHdG.

Penulis: Prof. Soedjajadi Keman, dr., MS., Ph.D.

Referensi: Reny Indrayani, Soedjajadi Keman1, Babucarr Jassey1,3, Rahmat Dapari4 (2025). Correlation Between Biomarkers of Benzene Exposure and 8-ohdg Metabolites as Biomarkers of DNA Damage: Systematic Review and Meta-analysis. Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences. Vol. 21 SUPP 7 / September 2025: 21 , 199-209

https://medic.upm.edu.my/upload/dokumen/20250909145136MJMHS_1430.pdf

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top