UNAIRNEWS — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo melaksanakan Program “Si Pilah Pintar” (Sistem Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Terpadu dan Berkelanjutan). Program ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Kamis, 18 Juni 2026 di Kantor DLH Kota Probolinggo dengan acara pembukaan oleh Kepala DLH, penyerahan bantuan sarana pengelolaan lingkungan, serta penyerahan plakat. Sebanyak 51 peserta mengikuti sesi sosialisasi yang membahas pentingnya pemilahan sampah dari sumber, pengenalan jenis-jenis sampah, serta berbagai metode pengolahan sampah organik seperti lubang resapan biopori, komposter aerob, dan komposter Pupuk Organik Cair (POC). Peserta juga mendapatkan materi mengenai branding kawasan di era media sosial.
Andrea Christy Felicia, Ketua Kelompok Program Si Pilah Pintar, menyampaikan, “Harapan kami, Si Pilah Pintar menjadi awal dari perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.”
Program SI PILAH PINTAR mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui upaya mendorong masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah organik sehingga dapat mengurangi timbulan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Selain itu, program ini juga berkontribusi terhadap SDG 11 tentang Kota dan Permukiman
yang Berkelanjutan dengan menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan sehat, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui pengurangan emisi gas metana dari sampah organik yang tidak terkelola. Dengan demikian, SI PILAH PINTAR tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah rumah tangga, tetapi juga mendukung terciptanya pembangunan yang lebih berkelanjutan sesuai dengan arah kebijakan SDGs.
Melalui program ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga bersama DLH Kota Probolinggo berharap masyarakat semakin terbiasa memilah dan mengolah sampah secara mandiri demi terwujudnya Kota Probolinggo yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (ACF).





