UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional. Tim Jangan Lupa Makan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), yang beranggotakan Luthfi Aditya, Daris Yasser Zuhdi, dan Christian Matthew Sutanto, keluar sebagai Juara 1 dalam Business Plan Competition SPACE 3.0. Kompetisi yang digelar UKM Kewirausahaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) itu juga menobatkan mereka sebagai peraih Best Proposal dan Best Presentation.
KelpCo, Kemasan yang Bisa Dimakan
Karya yang mengantarkan tim ini ke podium bernama KelpCo: Seaweed Edible Packaging. Produk ini berupa sachet berbahan karagenan rumput laut yang aman dikonsumsi. Targetnya adalah menggantikan plastik sekali pakai pada kemasan makanan dan minuman instan, salah satu sumber utama timbunan sampah.
Luthfi, selaku ketua tim, mengatakan gagasan ini berangkat dari keresahan terhadap persoalan sampah sachet di Indonesia. Menurutnya, kemasan tersebut dibuat dengan standar food-grade penuh, larut sempurna dalam air panas, dan boleh langsung dimakan. “Jadi tidak ada limbah yang tersisa,” tuturnya.
Selain soal lingkungan, KelpCo juga membawa misi sosial. Dengan semboyan Dari Lautan, Untuk Bumi, tim berencana menyerap hasil panen rumput laut lokal sehingga petani di wilayah pesisir ikut memperoleh nilai tambah ekonomi. “Kami ingin manfaatnya dirasakan langsung oleh para petani,” kata Luthfi.
Tantangan selama Kompetisi
Christian mengakui proses persiapannya penuh tantangan. Tim harus menyusun proposal dan pitch deck di sela kesibukan kuliah dan berbagai kegiatan,
“Proses latihannya banyak hal tak terduga. Kami sempat berencana bangun pukul 03.00 untuk latihan tetapi bangun jam 06.00, dan hampir terlambat ke venue,” ungkapnya.
Tantangan berlanjut di sesi tanya jawab. Pertanyaan juri ternyata tidak ada yang sesuai dengan persiapan tim. “Kami harus menjawab sebisa mungkin dengan memanfaatkan pemahaman yang ada. Setelah sesi itu, kami sempat berpikir negatif,” kata Christian.
Namun, hasilnya di luar dugaan. Di antara tim dari berbagai perguruan tinggi, mereka justru membawa pulang Best Presentation, Best Proposal, dan Juara 1.
Harapan ke Depan
Tiga penghargaan sekaligus ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa FEB UNAIR dalam merancang bisnis hijau. “Rasa syukur dan bangga kami rasakan karena semua usaha dan kerja keras kami terbayar. Ini pengingat bahwa kerja keras tidak sia-sia,” ujar Daris. Tim Jangan Lupa Makan berharap KelpCo dapat menjadi solusi nyata bagi persoalan sampah plastik sekaligus bermanfaat bagi petani rumput laut di wilayah pesisir.
“Ide yang tampak sederhana bisa menjadi jalan keluar untuk masalah besar. Mulailah dari yang kamu punya, jangan menunggu sempurna, dan jangan takut gagal. Yang penting berani mencoba dan terus belajar,” pesannya.
Penulis: Christian Matthew Sutanto
Editor: Yulia Rohmawati
