Strategi Susun KTI Berkualitas dengan Data dan Sumber Kredibel

31 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR, Sharafina Choirunnisa, membagikan strategi menyusun karya tulis ilmiah (KTI) kepada peserta Kompres (Komunitas Prestasi) FST UNAIR melalui Zoom Meeting pada Sabtu (3/10/2026). Materi tersebut membahas penyusunan abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, metode, hingga hasil dan pembahasan.

Dalam sesi tersebut, Sharafina menggunakan KTI berjudul ChromyFeed: Indikator Kolorimetri Bioaktif Berbasis Antosianin Kubis Ungu dan Antimikroba Alami untuk Monitoring Mutu Pakan Ternak dalam Pencegahan Zoonosis sebagai contoh. Karya tersebut mengembangkan kertas indikator untuk mendeteksi pembusukan pakan ternak sebagai upaya pencegahan zoonosis.

Saat membahas abstrak, Sharafina menjelaskan bahwa bagian tersebut perlu dibuat ringkas tetapi tetap memuat unsur utama penelitian. “Jadi tidak usah terlalu banyak. Dua sampai tiga kalimat saja cukup untuk bagian awal atau bagian latar belakang begitu,” tuturnya.

Ia kemudian menekankan pentingnya penyusunan latar belakang dengan alur yang mengerucut dari persoalan umum menuju masalah spesifik. Tak hanya soal struktur, ia juga menyinggung pentingnya sumber data yang relevan dan kredibel dalam menyusun karya ilmiah.

“Jadi usahakan ada data dari apa ya global yang benar-benar relevan dan kredibel,” katanya. Dalam contoh KTI yang dibahas, keterbatasan metode sensorik dalam pengendalian mutu pakan dijadikan celah penelitian atau research gap untuk menguatkan alasan pengembangan solusi.

Pada bagian tinjauan pustaka, Sharafina mengingatkan peserta agar teori yang digunakan tidak sekadar menjadi kumpulan definisi. Teori harus relevan karena akan digunakan untuk membangun penelitian atau menjelaskan mekanisme solusi. “Sebisa mungkin kalian mengusung konsepnya itu benar-benar relate sama topik yang kalian angkat,” ujarnya. 

Pembahasan metode juga menjadi perhatian. Sharafina meminta peserta menjelaskan penelitian secara rinci, bukan hanya menyebut jenis metode yang digunakan. “Tapi kalian juga harus menjelaskan itu eksperimennya itu seperti apa, bagaimana perlakuannya, terus apa yang dibandingkan,” ungkapnya.

Pengalaman Sharafina turut memperkuat materi yang ia sampaikan. Ia tercatat meraih Juara I Kompetisi Ilmiah Mahasiswa 2025 UNAIR, Juara I LKTI Youth Impact 2025, menjadi penulis pertama jurnal ilmiah terindeks SINTA 4, serta lolos pendanaan PKM-GFT 2025.

Ia juga mengingatkan peserta membaca panduan lomba secara detail sebelum menulis. Melalui sesi tersebut, Sharafina mendorong peserta untuk menyusun KTI secara sistematis dan mempertimbangkan ketepatan metode, kekuatan data, serta keterkaitan teori dengan solusi yang ditawarkan.

Penulis: Abraham Chrisanta Putra

Editor: Yulia Rohmawati

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
If loading takes to long, go back to home by click here .