Spektrum plasenta akreta (PAS) adalah istilah yang menggambarkan kelainan patologis plasenta ke dalam dinding rahim tanpa campur tangan lapisan desidua atau basalis. Faktor risiko mekanis utama PAS adalah operasi caesar, kuretase, atau in vitro pembuahan (IVF), dan ini sesuai dengan kemungkinan penyebab endometrium cacat yang menyebabkan PAS pada kehamilan berikutnya.
PAS adalah kondisi heterogen yang berhubungan dengan morbiditas ibu yang tinggi dan angka kematian, menghadirkan tantangan unik dalam diagnosis dan manajemen. Heterogen PAS disebabkan oleh kurangnya pendekatan standar dalam pelaporan kasus PAS untuk diagnosis USG, klinis, dan patologis. PAS memiliki banyak kontroversi dan satu hal diantaranya tentang klasifikasi pra, intra, dan pasca bedah.
Dahulu diagnosis implantasi plasenta hanya didasarkan pada temuan histopatologi histerektomi sesar, namun ada beberapa pertimbangan terkait dengan hal tersebut. Operasi konservatif rahim dan risiko perdarahan selama histerektomi sesar telah menjadikan operasi konservatif uterus sebagai pilihan dalam pengelolaan PAS.
Kategori tradisional hanya menggunakan terminologi plasenta akreta, inkreta, dan perkreta berdasarkan histopatologi dan tidak menggambarkan kriteria klinis pada waktu operasi. Klasifikasi tradisional ini menggambarkan invasi akreta sebagai vili plasenta yang menempel pada miometrium di bawahnya, tanpa lapisan sel di antaranya. desidua, invasi inkreta sebagai vili plasenta yang menyerang dinding miometrium, dan invasi perkreta sebagai vili plasenta yang menyerang seluruh ketebalan dinding miometrium dan melibatkan serosa uterus. Klasifikasi tradisional ini tidak mencerminkan kerumitan pembedahan, dan satu plasenta bisa berbeda jenis invasi dan sangat bergantung pada teknik pengambilan sampel, sehingga klasifikasi ini memiliki banyak kelemahan.
Materi ini menggambarkan konsep klasifikasi spektrum plasenta akreta (PAS) yang menjadi jembatan untuk diagnosis pra, intra, dan pasca bedah. Gabungan klasifikasi antara FIGO klasifikasi, tipe invasi plasenta, dan sektor uterus S1/S2 berguna untuk strategi bedah dan pengambilan sampel jaringan plasenta untuk histopatologi. Selama pemetaan plasenta pada pemeriksaan USG juga harus dipertimbankan sebagai penilaian lanjutan PAS.
Penulis: Rozi Aditya Aryananda, dr., SpOG
Jurnal: Classification of Placenta Accreta Spectrum





