UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi tuan rumah gelaran TRANS7 Mengajar Goes to Jawa Timur. Kegiatan itu berlangsung di Auditorium Candradimuka Gedung Kuliah Bersama (GKB) Kampus MERR-C UNAIR, Kamis (24/9/2026). Mengusung materi Creativity and Leadership, Vice President of Human Resources and General Services TRANS7 Antonius Refijanto hadir membedah strategi Lead, Create, and Adapt sebagai pilar utama dalam menghadapi dinamika dan transformasi industri media modern.
Pilar Kepemimpinan dan Inovasi Konten
Dalam pemaparannya, Antonius Refijanto menegaskan bahwa perubahan perilaku konsumsi media dan pesatnya arus digitalisasi menuntut pelaku industri memiliki kepemimpinan yang agile. Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan, kreasi, dan kemampuan beradaptasi merupakan rangkaian pilar berkesinambungan agar perusahaan media tetap relevan dan tumbuh.
“Leadership membutuhkan arah ke depan, sementara creativity memberikan daya tarik. Content is the key, but leadership decides the key. Pemimpin yang tangguh harus mampu mendorong tim untuk memunculkan ide-ide kreatif dan melihat peluang di tengah kondisi yang tidak menentu,” tegas Antonius.
Lebih lanjut, ia mencontohkan lahirnya program komedi populer Lapor Pak! di tengah keterbatasan produksi saat pandemi 2020 sebagai wujud create yang berani. “Program Lapor Pak! ini lahir dari kondisi terbatas saat pandemi. Ini menjadi bukti peran leader yang mampu melihat peluang di tengah situasi sulit, hingga sukses meraih pemirsa televisi dan teramplifikasi secara masif di media sosial,” jelas Antonius.
Adaptasi Digital dan Peluang Generasi Muda
Sementara itu, pada aspek Adapt, Antonius memaparkan fenomena pemirsa modern yang kini cenderung menyaksikan televisi sembari menggunakan ponsel cerdas atau multi-screening. TRANS7 beradaptasi dengan mendistribusikan konten ke berbagai platform ekosistem digital, memanfaatkan teknologi, hingga meluncurkan aplikasi untuk menyajikan pengalaman menonton secara interaktif.
“Perubahan cara menonton membuat kami cepat beradaptasi. Satu konten kini didistribusikan ke berbagai platform digital hingga aplikasi sevenhub agar pemirsa bisa berinteraksi secara langsung,” ungkap Antonius.
Ia juga menambahkan bahwa proses adaptasi organisasi juga memicu pergeseran struktur kerja yang kini didominasi oleh generasi muda seperti Gen Y dan Gen Z, yang mencapai 85 persen. Oleh karena itu, TRANS7 menerapkan sistem kerja yang efisien dan lincah.
“Raksasa yang lambat akan tertinggal oleh mereka yang bergerak cepat. Perusahaan media harus tetap efisien dan lincah. Kami memberikan wadah serta ruang eksperimen seluas-luasnya bagi generasi muda yang memiliki inovasi untuk mengambil peran kepemimpinan,” tutup Antonius.
Penulis: M Yasir Dharmawan Diniy
Editor: Khefti Al Mawalia





