UNAIR Terima Kunjungan THUAS, Bahas Program Kerja Sama Berkelanjutan

84 Views•2 minutes read

UNAIR  NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) dan The Hague University of Applied Sciences (THUAS) Belanda menyelenggarakan pertemuan strategis pada Kamis (8/10/2026) di ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meninjau kembali kerja sama yang telah terjalin sejak lama antara kedua universitas. Diskusi tersebut juga berfokus pada kota yang resilien dan berkelanjutan, kemajuan teknologi, energi terbarukan, keamanan air, serta penelitian multidisiplin.

Dalam kesempatan itu, delegasi THUAS yang  hadir terdiri dari Arend Hardorff, MSc, Vice President; Wianda Visser, MSc, Deputy Dean of the Faculty of Technology, Innovation and Society and Program Director; and Sabine Amft, Strategic Advisor for International Partnership. Sementara itu, UNAIR diwakili oleh Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dan Airlangga Global Engagement (AGE).

FTMM mempresentasikan AiCOM, bersama inisiatif yang bertajuk “Turning Sunlight and Seawater into Drinking Water.” Program berbasis masyarakat ini menggunakan energi surya untuk memfasilitasi desalinasi air laut dan menyediakan akses terhadap air minum bersih. Direncanakan pada bulan Maret 2027, dengan tunduk pada koordinasi lebih lanjut, program ini akan melibatkan sekitar 30 mahasiswa dalam persiapan secara daring, lokakarya di kampus, serta pemasangan sistem desalinasi di salah satu komunitas di Jawa Timur. Peralatan proyek akan didanai melalui pendanaan internal UNAIR, sementara THUAS telah menyatakan ketertarikannya untuk berpartisipasi.

FTMM juga menyoroti program SEGTA di Pulau Gili Iyang. Inisiatif pengembangan masyarakat ini berfokus pada energi terbarukan, penerapan kendaraan listrik, dan pertanian berkelanjutan. Program ini menawarkan wadah praktis bagi penelitian terapan, keterlibatan mahasiswa, serta kolaborasi internasional.

Sementara itu, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) membagikan pengalamannya dalam NL Knowledge House Living Lab, yang mempertemukan UNAIR, Saxion University of Applied Sciences, THUAS, dan mitra lainnya. Inisiatif ini mendukung pertukaran pengetahuan internasional melalui proyek-proyek keberlanjutan praktis, termasuk pembangunan perkotaan berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat. Program Magang Penelitian (Research Internship Program) juga dibahas sebagai peluang untuk memperoleh pengalaman penelitian dan pertukaran akademis.

Kedua universitas menyatakan ketertarikannya untuk memperkuat kolaborasi melalui mobilitas mahasiswa dan staf, penelitian bersama, serta pengabdian masyarakat. Peluang pendanaan internasional yang dibahas meliputi Erasmus+ International Credit Mobility (KA171) untuk tahun 2027, Capacity Building in Higher Education, serta skema pendanaan Eropa lainnya yang relevan. Peluang-peluang ini dapat mendukung mobilitas, magang penelitian, dan kolaborasi akademis yang lebih luas.

Bidang-bidang yang dibahas tersebut relevan dengan SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Gressendy Zahwarani

Editor: Yulia Rohmawati

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top