Wakil Dekan Tiga FIB UNAIR, Prof Dr Sarkawi SS MHum saat menyampaikan sambutannya dalam Sekolah Jurnalistik pada Sabtu (24/10/2026) di Ruang Dewaruci, Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C UNAIR (foto: Humas Muda FIB)

Cetak Jurnalis Kampus Andal, FIB UNAIR Gelar Sekolah Jurnalistik

59 Views•3 minutes read

UNAIR NEWS – Keterampilan praktis (soft skills) menjadi salah satu elemen pendukung dalam kompetensi mahasiswa. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tidak cukup sampai pada nilai yang tinggi, melainkan perlu berbarengan dengan perluasan jaringan dan pengalaman profesional. 

Mengingat urgensi tersebut, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan agenda Sekolah Jurnalistik 2026 pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Dewaruci, Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C UNAIR. Gelaran ini merupakan bagian dari program Humas Muda FIB UNAIR sebagai upaya membekali mahasiswa untuk menggali kompetensinya.

“Keterampilan seperti ini bisa jadi jauh lebih penting daripada sekadar IPK yang tinggi. Memang pintar itu penting, tetapi mengasah soft skill dan jaringan jauh lebih penting,” ujar Wakil Dekan III FIB UNAIR, Prof Dr Sarkawi SS MHum saat menyampaikan sambutannya. 

eserta Sekolah Jurnalistik dalam sesi tanya jawa pada Sabtu (24/10/2026) di Ruang Dewaruci, Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C UNAIR (foto: Humas Muda FIB)
eserta Sekolah Jurnalistik dalam sesi tanya jawa pada Sabtu (24/10/2026) di Ruang Dewaruci, Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C UNAIR (foto: Humas Muda FIB)
Bekal Pengalaman di Dunia Media 

Senada dengan Prof Sarkawi, Kepala Humas Muda FIB UNAIR, Nuri Hermawan SHum MHum mengungkapkan bahwa gelaran acara tersebut untuk menyambut penerimaan anggota baru Humas Muda FIB UNAIR angkatan ke-4 yang terdiri dari mahasiswa tahun 2026. Nuri menyebut hal ini untuk mempersiapkan mahasiswa baru melangkah ke level selanjutnya, seperti bergabung dengan humas pusat (PHMP UNAIR) atau instansi media lainnya. “Artinya, ketika mahasiswa FIB seperti kalian memiliki portofolio dan pengalaman saat mendaftar di Humas Muda atau bidang lainnya, maka kalian sudah memiliki bekal,” ungkapnya. 

Selepas mengikuti rangkaian kegiatan, ia berharap mahasiswa mendapatkan bukti portofolio dan pengalaman jurnalistik sejak dini di tingkat fakultas. Sehingga, mahasiswa akan memiliki bekal yang matang ketika hendak mendaftar ke berbagai bidang profesional di masa mendatang. “Jadi, saat ditanya mengenai pengalaman di media, kalian sudah bisa membuktikannya sebagai bagian dari tim Humas Muda,” imbuhnya. 

Membangun Identitas Visual 

Selain keterampilan menulis, dunia jurnalisme turut membutuhkan peran desain grafis. Staf Graphic Designer Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol UNAIR (PHMP UNAIR), Ahmad Suhail Alhazimi, menekankan bahwa desain grafis dan jurnalisme di era digital memegang peran krusial. Desainer grafis berperan sebagai jembatan antara cerita dan keseluruhan isi berita secara cepat di lini masa. “Dalam branding, desainer grafis berperan menerjemahkan nilai, karakter, dan posisi anggota organisasi menjadi identitas visual yang mudah publik kenali,” tuturnya. 

Sementara itu, pada konteks kehumasan perguruan tinggi, desain grafis tidak sekadar bertindak menjaga estetika tampilan. Desain grafis juga sebagai penerjemah nilai dan identitas serta reputasi institusi. Lewat sentuhan visual yang tepat, desain grafis mampu menyederhanakan kompleksitas informasi menjadi pemantik perhatian di mata media sosial guna mendorong publik membaca artikel berita secara utuh. 

“Saat ini, berita juga dikonsumsi secara visual. Itulah mengapa portal media kini aktif di media sosial dengan menyajikan konten berbasis grafis, bentuk (shape), dan judul headline,” pungkasnya. 

Penulis: Amelia Farah Putri I.

Editor: Ragil Kukuh Imanto 

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top