UNAIR NEWS – Kegiatan Youth Forum ICTOH berlangsung secara hybrid pada Rabu (20/05/2026) di Ruang Sriwijaya, ASEEC Tower, Kampus B Universitas Airlangga. Pada sesi tersebut, Kombes Pol Heru Prasetyo SIK MHum selaku Kepala BNN Kota Surabaya hadir sebagai narasumber. Ia membawakan materi bertajuk Breaking the Normalization: Rokok, Vape, dan Narkotika di Tengah Kehidupan Remaja.
Dalam pemaparannya, Heru menjelaskan bahwa rokok merupakan bagian dari zat adiktif yang dapat memicu ketergantungan akibat kandungan nikotin di dalamnya. Menurutnya, normalisasi penggunaan rokok dan vape di kalangan remaja menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat atensi karena dapat membuka peluang terhadap perilaku adiktif lainnya.
Rokok dan Vape sebagai Gerbang Perilaku Adiktif
Heru menjelaskan bahwa paparan pertama remaja terhadap rokok umumnya dipengaruhi oleh lingkungan terdekat. Lingkungan tersebut antara lain anggota keluarga, teman sebaya, dan lingkungan pergaulan. Faktor-faktor tersebut ia nilai berperan besar dalam membentuk perilaku merokok pada usia remaja.
Selain itu, ia juga menyoroti berbagai alasan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, mulai dari rasa ingin tahu, ajakan teman, hingga pengaruh lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan serta edukasi sejak dini mengenai bahaya zat adiktif.
“Rokok dan vape dapat menjadi gerbang awal perilaku adiktif,” jelas Heru saat membahas keterkaitan antara konsumsi rokok, vape, dan risiko penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja.
Pentingnya Pencegahan dan Kesadaran Generasi Muda
Dalam sesi berikutnya, Heru menjelaskan bahwa jenis narkotika yang paling sering menjadi konsumsi di Indonesia meliputi ganja, sabu, dan ekstasi. Ia juga memaparkan strategi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) sebagai upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
Selain itu, Heru turut menyoroti hasil identifikasi narkoba dalam rokok elektronik (vape) di Indonesia pada tahun 2025. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi peringatan bahwa penggunaan vape tidak selalu aman dan dapat disalahgunakan sebagai media konsumsi zat terlarang.
Melalui kegiatan ini, Heru mengajak generasi muda untuk lebih kritis terhadap normalisasi rokok, vape, maupun narkotika di lingkungan sekitar. Ia juga berpesan agar berani menjadi agen perubahan dalam menciptakan gaya hidup sehat dan bebas zat adiktif.
Penulis: Nikita Aulia
Editor: Ragil Kukuh Imanto





