Universitas Airlangga Official Website

Sifat Dimensi Metrik Sentral Lokal pada Graf Korona

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Manusia sebagai makhluk sosial dan berakal, terus menuntut adanya perkembangan dalam sarana maupun prasarana untuk menujang semua aktifitasnya. Perkembangan ini diiringi dengan perkembangan berbagai bidang keilmuan, salah satunya bidang matematika. Peran matematika sangat besar dalam mencapai perkembangan sarana dan prasarana ini, yaitu dari aspek keoptimalan, efektif dan efisiennya. Oleh karena itu, mengembangkan konsep matematika untuk memenuhi tuntutan jaman sangat diperlukan. Salah satu konsep tersebut adalah teori graf.

Teori graf merupakan teori yang mengkaji suatu susunan yang terdiri atas titik dan garis, dimana garis menyatakan hubungan antar dua titik. Pada artikel ini dikaji tentang dimensi metrik sentral lokal pada graf. Dimensi metrik sentral lokal menyatakan kardinalitas minimal suatu himpunan titik pada graf, dimana himpunan tersebut memuat himpunan sentral dapat membedakan setiap dua titik yang berdekatan pada graf tersebut. Konsep ini merupakan gabungan antar himpunan titik sentral dan himpunan pembeda lokal. Titik sentral dan himpunan pembeda lokal adalah dua konsep yang berkaitan dengan jarak. Dengan demikian, dalam kehidupan nyata, konsep dimensi metrik sentral lokal dapat digunakan untuk mendukung pemerintah dalam memecahkan masalah manajemen transportasi yang melibatkan objek vital, seperti penempatan stasiun kereta api yang mudah diakses oleh masyarakat dan dapat mengenali dua lokasi yang berdekatan. Contoh lain adalah optimasi penempatan sentral kesehatan, air minum, fasilitas pendidikan, dan pos komando bencana. Berikut ini dijelaskan secara lebih rinci terkait dimensi metrik sentral lokal.

Misalkan  adalah graf terhubung dengan himpunan titik  dan himpunan sisi . Eksentrisitas titik  pada suatu graf , yang dinotasikan dengan , adalah jarak terjauh titik  terhadap ke semua titik lain pada . Radius dari graf  adalah eksentrisitas terkecil dari semua titik di graf  dan diameter adalah eksentrisitas tertinggi dari semua titik di graf . Titik dengan eksentrisitas minimum pada graf  disebut titik sentral graf . Misalkan  merupakan himpunan terurut subset dari , dengan kardinalitas  adalah . Representasi titik  di  adalah pasangan terurut  elemen yang berisi jarak titik  ke titik-titik anggota  secara berturutan. Himpunan terurut  disebut himpunan pembeda lokal dari  jika setiap titik yang berdekatan (bertetangga) pada  mempunyai representasi yang berbeda terhadap  Himpunan pembeda sentral lokal adalah himpunan pembeda lokal sekaligus memuat himpunan sentral pada graf . Himpunan pembedaan sentral lokal dengan kardinalitas minimum pada graf  disebut basis sentral lokal dari graf  dan kardinalaitasnya disebut dimensi metrik sentral lokal dari graf  yang dinotasikan dengan  

Pada graf dikenal beberapa operasi, antara lain operasi perkalian, penjumlahan dan operasi korona. Operasi korona didefinisikan dengan lebih formal sebagai berikut. Misalkan  dan  masing-masing adalah graf terhubung, maka graf hasil operasi korona graf  dan  dinotasikan dengan  Fokus penelitian yang disajikan pada artikel ini adalah dimensi metrik sentral lokal graf hasil operasi korona. Pada artikel ini disajikan hasil penelitian sebelumnya, yaitu sifat dari representasi titik pada suatu himpunan terhadap himpunan itu sendiri dan sifat himpunan pembeda lokal. Hasil penelitian terdahulu yang juga disajikan pada artikel ini adalah batas atas dan batas bawah dimensi metrik sentral lokal, serta karakterisasi dimensi metrik sentral lokal.

Hasil utama penelitian yang disajikan pada artikel ini adalah dimensi metrik sentral lokal graf operasi korona graf , untuk sebarang graf  dan . Hasil dibagi dalam dua kasus, yaitu apakah titik  merupakan elemen basis sentral lokal pada   atau bukan. Untuk mendukung keterbacaan hasil artikel ini juga menyajikan contoh berupa gambar yang memudahkan pembaca dalam memahaminya.

Hasil secara detil dapat dilihat langsung pada artikel yang diterbitkan di jurnal Statistics, Optimization and Information Computing, sebagaimana yang dituliskan di bagian bawah artikel ini. Artikel ini merupakan hasil kerja mahasiswa S3 MIPA Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga, yang merupakan bagian dari persayaratan kelulusan mahasiswa.

Penulis: Prof. Dr. Liliek Susilowati, S.Si., M.Si.
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga
Artikel lengkap dengan judul:

“Some Properties of the Central Local Metric Dimension on Corona Product Graphs”

Dapat diakses melalui laman: 

https://iapress.org/index.php/soic/article/view/2639/1404