Universitas Airlangga Official Website

Tim Scientia UNAIR Gapai Juara 2 Call For Paper AIYEL

Tim Scientia UNAIR Maju ke Atas Panggung Menerima Medali (Foto: Panitia AIYEL)

UNAIR NEWS – Tim Scientia UNAIR berhasil menorehkan prestasi dengan gapai juara 2 Call For Paper Airlangga Iqtishoduna Youth Education and Literature (AIYEL). Call For Paper AIYEL merupakan lomba karya tulis ilmiah yang diselenggarakan oleh HIMA EKIS UNAIR dalam rangkaian acara Iqtishoduna 2023.

Tim Scientia memenangkan penghargaan pada Sabtu (7/10/2023) di Balai Pemuda, Surabaya. Tim tersebut beranggotakan Diaz Tulus Anandri (Ekonomi Islam 21), Muhammad Fahmi Faturrahman (Ekonomi Islam 21), dan Riyanto (Akuntansi 21).

Dari banyaknya subtema yang ditawarkan panitia, tiga mahasiswa itu memilih subtema “Strategi Mendorong Implementasi Green Economy”. Tiga mahasiswa itu mencoba menelaah peran ekonomi Islam dalam mengatasi masalah ketergantungan energi fosil.

“Kami mengajukan model distribusi dan penyimpanan energi baru terbarukan dan mendukungnya dengan instrumen blended finance yang sesuai dengan syariah,” ungkap Diaz pada UNAIR NEWS (9/10/2023).

Sempat Alami Kesulitan

Selama mengikuti perlombaan, mereka sempat alami beberapa kesulitan. Pertama, adanya ketidakserasian kondisi saat pengumpulan abstrak yang kemudian menjadi sedikit tantangan bagi mereka.

“Tiap anggota memiliki kesibukan yang berbeda, tetapi kami berusaha memperbaiki komunikasi dan saling bantu isi kekurangan satu sama lain,” cerita Diaz.

Kedua, mereka mengalami kesulitan karena pengumpulannya yang mendadak. Terakhir, kondisi fisik mereka sudah terkuras sehingga persiapan sebelum final dan saat presentasi kurang maksimal.

Meskipun sempat alami kesulitan selama perlombaan, berkat kerja sama tim dan saling memberi masukan mampu mengiring mereka menjadi juara pada perlombaan itu. Selain itu, tambahnya, juga doa dari keluarga tercinta tidak pernah luput menyertai mereka.

“Dengan demikian, apa yang kami tulis merupakan hasil yang komprehensif dan tidak hanya ala kadarnya saja,” ungkapnya.

Tujuan dan Harapan

Selaku ketua tim, Diaz membeberkan alasan timnya mengikuti perlombaan tersebut. Mereka ingin berpartisipasi mengembangkan kemampuan analisis kritis terkait isu-isu dunia dan bagaimana ekonomi Islam dapat berperan untuk mengatasinya.

“Kami berkeinginan untuk menuangkan pemikiran kami agar dapat menjadi solusi bagi permasalahan masyarakat,” sambungnya.

Diaz turut menuturkan harapannya di akhir sesi wawancara. Dengan kegiatan itu, ia berharap timnya dapat memberikan kontribusi pengetahuan yang lebih baik dan komprehensif. Selain itu, juga aplikatif bagi perkembangan keilmuan ekonomi Islam dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Kami berharap dapat membawa nama baik UNAIR lagi di kancah nasional. Semoga nantinya kami juga dapat naik di kancah internasional,” pungkasnya.

Penulis: Fath Tazkya Ernest Jamila

Editor: Nuri Hermawan