Narsisisme Kolektif pada Kelompok Agnostik dan Ateis: Melampaui Identifikasi Narsistik Berbasis Agama
Agnostisisme dan ateisme sering kali dikelompokkan bersama sebagai identitas “nonreligius”. Padahal, penelitian psikologi mulai menunjukkan bahwa keduanya memiliki karakteristik psikologis dan sosial yang tidak selalu sama. Ateis umumnya merujuk pada individu yang menolak kepercayaan terhadap Tuhan atau agen supernatural, sedangkan agnostik mengambil posisi yang lebih berhati-hati dengan menganggap keberadaan Tuhan atau kekuatan yang lebih tinggi





