Mengoptimalkan Keempukan dan Cita Rasa Daging melalui Teknik Pengolahan Inovatif
Tekstur dan cita rasa merupakan atribut sensoris utama yang menentukan kualitas daging serta penerimaan konsumen. Keempukan secara langsung memengaruhi kenyamanan saat mengunyah, sedangkan cita rasa terbentuk melalui interaksi kompleks antara protein, lipid, dan senyawa volatil selama proses pengolahan dan konsumsi. Namun, metode pengolahan konvensional berbasis panas sering kali menurunkan kualitas sensoris akibat denaturasi protein yang



