Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mencari informasi sebelum bepergian. Kini, calon wisatawan tidak hanya melihat foto atau video, tetapi juga dapat merasakan pengalaman menjelajahi destinasi secara virtual melalui teknologi Virtual Reality (VR). Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman virtual mampu meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap destinasi wisata halal sebelum mereka memutuskan untuk berkunjung.
Indonesia memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata halal karena didukung oleh kekayaan alam, budaya, serta populasi Muslim terbesar di dunia. Namun, banyak wisatawan masih merasa kesulitan memperoleh gambaran yang jelas mengenai fasilitas halal, seperti restoran bersertifikat halal, tempat ibadah, maupun akomodasi yang ramah bagi wisatawan Muslim.
Penelitian ini melibatkan 150 responden Generasi Z di Indonesia untuk membandingkan dua cara penyajian informasi wisata halal, yaitu melalui situs web biasa dan situs web yang dilengkapi teknologi Virtual Reality (VR). Peserta diminta mengeksplorasi informasi destinasi wisata sebelum memberikan penilaian terhadap pengalaman yang mereka rasakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan VR mampu memberikan pengalaman yang lebih menarik dan menyenangkan dibandingkan penyajian informasi secara konvensional. Peserta merasa lebih terlibat ketika dapat melihat destinasi dalam tampilan tiga dimensi sehingga seolah-olah berada langsung di lokasi wisata. Pengalaman tersebut juga membentuk sikap yang lebih positif terhadap destinasi wisata halal dan mendorong keinginan mereka untuk berkunjung.
Menariknya, penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan VR tidak selalu membuat teknologi terasa lebih mudah digunakan dibandingkan situs web biasa. Hal ini menunjukkan bahwa daya tarik utama VR bukan terletak pada kemudahan penggunaannya, melainkan pada pengalaman yang lebih nyata, interaktif, dan menyenangkan. Dengan kata lain, kesan emosional yang dirasakan pengguna menjadi faktor penting dalam membangun minat berkunjung.
Temuan ini memberikan gambaran bahwa teknologi VR dapat menjadi strategi promosi yang efektif bagi pengelola destinasi wisata halal. Melalui pengalaman virtual, wisatawan dapat mengenal lokasi, fasilitas, dan suasana destinasi sebelum melakukan perjalanan sehingga rasa percaya dan ketertarikan terhadap destinasi semakin meningkat.
Virtual Reality membuka peluang baru dalam pemasaran wisata halal di Indonesia. Teknologi ini mampu menghadirkan pengalaman yang lebih hidup sehingga meningkatkan ketertarikan wisatawan, khususnya Generasi Z. Oleh karena itu, pengelola destinasi dan pelaku industri pariwisata dapat memanfaatkan VR sebagai media promosi inovatif untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata halal secara lebih menarik, interaktif, dan informatif.
Penulis: Dien Mardhiyah
Artikel ini merupakan publikasi pada Journal of Islamic Marketing dengan judul “How Virtual Reality Can Affect Gen Z Tourists’ Intention to Visit Halal Tourism: A TAM-SOR Approach”. Pembaca dapat mengakses artikel lengkap melalui DOI: 10.1108/JIMA-05-2025-0309. https://www.emerald.com/jima/article/17/7/2352/1332277/How-virtual-reality-can-affect-gen-Z-tourists





